Warga Kehormatan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengingatkan agar seluruh anggota tidak mencoreng nama organisasi hanya karena emosi sesaat.
Lampung Barat (Netizenku.com): “Jangan kotori nama PSHT hanya karena ego atau emosi. PSHT ini rumah kita bersama, harus jadi perekat, bukan pemecah,” tegas Parosil dalam kegiatan pengesahan 337 warga baru PSHT, Kamis (3/7/2025).
Parosil yang juga merupakan Bupati Lampung Barat itu mengaku bangga melihat ribuan warga PSHT yang memadati lokasi kegiatan. “Tadi kami sampai sulit masuk, padat sekali. Ini menandakan PSHT punya energi besar. Kalau diarahkan pada hal baik, ini akan jadi kekuatan luar biasa bagi Lampung Barat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan menjadi bagian dari PSHT bukan sekadar menyandang gelar, melainkan juga memikul tanggung jawab sosial. “Kalian harus jadi contoh, tunjukkan jiwa besar, rangkul semua tanpa melihat suku, ras, atau agama,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Lampung Barat, Kang Mas Suroto, yang juga Mayor Infanteri TNI AD, tak kuasa menahan haru saat mengenang perjalanan PSHT yang dirintis sejak 1986.
“Alhamdulillah, sekarang total sudah 9.630 warga. Malam ini saja, 337 calon akan disahkan. Kami semua ini saudara, dari manapun asalnya, dengan menjunjung persaudaraan tulus, berdasarkan ajaran budi pekerti luhur,” ujarnya penuh haru. (*)








