Lima personel Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat berhasil mengevakuasi jenazah yang ditemukan di jalur pendakian Gunung Pesagi, Kamis (15/5/2025). Korban diduga merupakan seorang pendaki, meski identitasnya belum diketahui.
Lampung Barat (Netizenku.com): Kepala BPBD Lampung Barat, Padang Prio Utomo mengatakan pihaknya langsung mengerahkan lima personel ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga soal penemuan jenazah.
“Saat ini lima personel kami sedang menuruni jalur pendakian sambil membawa jenazah. Sudah tiba di Pos Satu, dan diperkirakan dua jam lagi tiba di Posko Bahway, Balikbukit,” ujar Padang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga saat ini, identitas korban belum dapat dipastikan. Padang menyebut evakuasi menjadi prioritas utama sambil terus berkoordinasi dengan masyarakat dan aparat pekon di sekitar lokasi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan warga dan aparat Pekon Hujung serta Bahway, namun tidak ada laporan warga yang hilang. Selain itu, tidak ditemukan alat identitas apa pun pada tubuh korban,” jelasnya.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah dibawa menggunakan ambulans milik Puskesmas Liwa ke RSUD Alimuddin Umar untuk dilakukan visum dan pemulasaran jenazah.
“Identifikasi awal, tidak ditemukan tanda pengenal seperti KTP atau identitas lainnya. Saya sudah koordinasi dengan RSUD, dan jenazah akan disimpan sementara di ruang jenazah sambil diumumkan ke publik. Jika dalam tiga hari tidak ada pihak keluarga yang datang, maka jenazah akan dimakamkan oleh pihak rumah sakit sebagai jenazah anonim,” kata Padang.
BPBD juga telah mengecek data pendaki yang tercatat di dua pintu pendakian, yakni Hujung Belalau dan Bahway Balikbukit. Hasilnya, seluruh pendaki yang terdata telah turun dengan selamat.
“Korban ditemukan di jalur pendakian, sekitar dua hingga dua setengah jam dari puncak. Kami belum tahu pasti apakah ia sedang naik atau turun, dan diduga korban tidak terdata di posko manapun,” tambah Padang.
Gunung Pesagi sendiri merupakan gunung tertinggi di Lampung Barat dengan ketinggian mencapai 3.221 meter di atas permukaan laut. Jalur pendakiannya bisa ditempuh dalam waktu sekitar enam jam, dengan dua pintu masuk resmi dari Hujung Belalau dan Bahway Balikbukit. (Iwan)








