Pj Bupati Tubaba Buka Pelatihan Kader Madya Taruna Melati III PW IPM Lampung

Leni Marlina

Rabu, 28 Agustus 2024 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Tubaba M Firsada berfoto bersama dengan jajaran pengurus PW dan PD Muhammadiyah serta IPM di Sesat Agung Bumi Gayo. (Arie/NK)

Pj Bupati Tubaba M Firsada berfoto bersama dengan jajaran pengurus PW dan PD Muhammadiyah serta IPM di Sesat Agung Bumi Gayo. (Arie/NK)

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) M Firsada, membuka pelatihan kader Madya Taruna Melati III PW Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Provinsi Lampung di Sesat Agung Bumi Gayo, Kompleks Islamic Center, Rabu (28/8/2024).

Menurut Firsada, pelatihan kader madya tersebut memiliki makna yang sangat penting, terutama dalam konteks pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

“Dalam era yang penuh tantangan ini, kita memerlukan kader-kader yang tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pelatihan ini, saya berharap para kader dapat menggali potensi diri, memperluas wawasan, dan menerapkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IPM memiliki peran yang strategis dalam membentuk karakter dan kepribadian para pemuda. Kader yang terlatih akan menjadi agen perubahan, mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

“Sebagaimana kita ketahui, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini antara lain, kita ingin mendorong terjadinya transformasi kesadaran kritis dalam pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari, baik dalam tataran pribadi maupun bermasyarakat. Nilai-nilai Islam yang kita anut bukan hanya untuk dipahami, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kader Madya diharapkan mampu menjadi teladan yang menginspirasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong proses kesadaran kritis dalam membaca dan memahami realitas kehidupan sosial. Setiap kader diharapkan dapat berpikir kritis dan kreatif, serta menjadi agen perubahan yang mampu menjawab tantangan zaman.

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

“Selanjutnya, kita semua berharap bahwa kader lulusan Pelatihan Kader Madya Taruna Melati III kali ini mampu menghadirkan IPM yang inklusif. Kita ingin IPM menjadi wadah yang dapat merangkul semua golongan pelajar, tanpa terkecuali. Kader harus mampu menyatukan berbagai potensi, latar belakang, dan pengalaman agar kita dapat bergerak bersama dalam mencapai tujuan bersama,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Pusat IPM Riandy Prawita menjelaskan bahwa tidak semua orang mempunyai simpati dan empati, maka kader-kader IPM harus dibentuk sejak dini, dibentuk semenjak dari SMP maupun SMA dan diarahkan bakatnya.

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

“Maka saya sampaikan di dalam SPI dan Paradigma yang baru, kita harus berani memasukkan unsur tentang politik. Saya juga belajar bagaimana politik itu didasari untuk kebaikan. Tapi kalau praktek-prakteknya yang salah, maka prakteknya yang harus diperbaiki,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut,
Ketua Umum Pimpinan Wilayah IPM Lampung Firdaus Armansyah, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Prof. Dr. Sudarman, M.Ag, Anggota Forkopimda Tubaba, Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tubaba, Camat Tulangbawang Tengah, Ketua PD Muhammadiyah Tubaba Susilo Aris Nugroho dan segenap pengurus. (Leni/Arie)

Berita Terkait

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How To Be A Great Teacher”

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB