Korban Begal di Tubaba, Hembuskan Nafas Terakhir di RSUDAM

Redaksi

Minggu, 13 Mei 2018 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Ruslan Bin Bunyamin (48) Korban pembegalan di Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengembuskan nafas terakhir di RS. Abdoel Moeloek Bandarlampung sekitar pukul 12.30 Wib, Minggu (13/5).

Korban merupakan warga Desa Purba Sakti Rk06/Rt01 Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang dibegal dua kawanan pencuri dengan kekerasan (curas) saat hendak ke ladang usai mengantarkan istrinya Margarita ke SDN 02 Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tubaba sekitar pukul 05.00 Wib.

\”Ya kabarnya meninggal dunia, saya sedang di TKP ,\”ungkap Kapolsek Tumijajar IPTU. Aladine Effendi, SH saat dihubungi netizenku.com, Minggu (13/5) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun netizenku.com, karena kondisi luka yang cukup parah akhirnya pihak RS As-Syifa Daya Murni merujuk korban ke RS Abdul Muluk di Bandar Lampung yang didampingi oleh jajaran kepolisian Mapolsek Tumijajar tiba di RSUD. Abdul Muluk sekitar pukul 11.00 Wib langsung mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit. Lantaran luka yang diderita cukuo parah korban menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 12.30 Wib yang juga didampingi pihak keluarga, dan zenajah langsung di bawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Baca Juga  Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Sementara, Kepolisian Resort (Polres) Tulangbawang bersama Polsek Tumijajar terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. \”Kami sedang memburu pelakunya,\” ungkap Kapolsek Tumijajar IPTU Aladine.

Sebelumnya, Ruslan (48) Warga Desa Purba Sakti Rk/Rt 04/06 Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara menjadi korban Kawanan Begal sadis yang beraksi di Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sekitar pukul 05.00 Wib, Minggu (13/5) dini hari.

Ruslan mendapat sayatan benda tanjam oleh begal dibagian punggung sebelah kiri hingga ususnya terburai keluar.

Kejadian tersebut bermula saat korban hendak pergi ke ladang usai mengantar istrinya Margarita mengendarai kendaraan roda dua jenis Honda Beat warna Merah ke SDN 02 Sember Rejo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tubaba. Sepulang mengantar istrinya, korban berhenti di warung untuk membeli rokok dan makanan ringan kemudian korban mengendarai sepeda motornya untuk pergi ke ladang.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bidik Mulang Maya Jadi Agenda Wisata Provinsi 2027

Menurut Ratno (57), saksi Warga Tiyuh Sumber Rejo mengatakan, pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut terjadi di jalan di depan gereja Rk 04 Tiyuh Sumber Rejo. Korban dipepet oleh dua orang dengan mengendarai sepeda motor, korban berhenti turun dari sepeda motornya kemudian berlari ke arah belakang rumah warga sambil berteriak minta tolong, tidak puas sepeda motor sudah ditinggal korban, pelaku tetap mengejar korban dengan membawa sebilah senjata tajam jenis golok.

\”Satu orang pelaku tetap mengejar korban dengan menggunakan senjata tajam sampai di kandang kambing rumah warga satu pelaku lainnya menunggu disepeda motor korban sambil memegang senpi sambil menodongkan Senjata Api Rakitan( Senpira) ke arah saya,\” ujarnya kepada anggota kepolisian Polsek Tumijajar pagi tadi.

Baca Juga  Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Dihubungi melalui telepon selulernya, Kapolsek Tumijajar Iptu. Aladine Effendi, SH membenarkan kejadian tersebut, dan pihaknya mengaku sedang memburu kawanan begal tersebut. \”Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka-luka di bagian punggung, dan beberapa luka di bagian tubuh lainnya. Sampai saat ini korban masih mendapat perawatan medis di rumah sakit As-Syifa Daya Murni dan kondisinya dalam keadaan sadar,\” terangnya kepada netizenku.com, Minggu (13/5).

Aladine menambahkan, saat kejadian masyarakat yang mendengar teriakan korban, berusaha mendekat namun mereka takut lantaran para pelaku membawa senjata api dan senjata tajam. \”Usai para pelaku pergi, baru masyarakat berkerumun, dan menolong korban dibawa ke RS untuk mendapatkan perawatan medis, \”paparnya.

Atas kejadian tersebut, selain korban mendapatkan luka sayat senjata tajam yang cukup parah, korban juga kehilangan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna Merah. (Arie)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Bidik Mulang Maya Jadi Agenda Wisata Provinsi 2027
Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:33 WIB

Komisi II DPRD Lampung Dorong Perluasan Akses Jagung Murah bagi Peternak

Selasa, 3 November 2026 - 18:11 WIB

Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:16 WIB

Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas

Selasa, 3 November 2026 - 13:05 WIB

Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Senin, 2 November 2026 - 17:54 WIB

Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa

Senin, 2 November 2026 - 17:04 WIB

Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana

Senin, 2 November 2026 - 17:01 WIB

Wagub Jihan Salurkan Bantuan Sosial dan Alat Bantu Disabilitas di Pesisir Barat

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB