Arinal Minta PRL Tidak Kental Komersialisasi, Warga: Ini Bukan Pesta Rakyat

Luki Pratama

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana PRL 2024. Foto: Luki.

Suasana PRL 2024. Foto: Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi, menekankan bahwa kegiatan Pekan Raya Lampung (PRL) tidak boleh hanya mementingkan unsur komersialisasi semata.

Ia menyatakan bahwa meskipun PRL telah menjadi agenda tahunan yang melibatkan kerjasama antara Pemprov Lampung dan pihak swasta serta mengandung unsur komersialisasi, namun aspek komersialisasi tersebut tidak boleh menghalangi masyarakat untuk menikmati acara tersebut.

“Komersialisasi tetap berjalan, tapi untuk jalan pintu masuk kalau masyarakatnya punya kemampuan terbatas mohon disesuaikan,” ujarnya ketika memberikan sambutan di PRL kemarin, Rabu (22/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Arinal mengingatkan bahwa PRL bukan sekadar ritual tahunan tanpa makna. PRL, menurutnya, harus menjadi sarana hiburan bagi rakyat Lampung dan ajang untuk menyampaikan informasi terkait pembangunan di Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai.

“Ini bukan sekadar ritual tahunan. PRL harus menyampaikan informasi tentang pembangunan, teknologi informasi, perdagangan, dan sejauh mana kabupaten/kota dapat menumbuhkan karya pembangunan,” harapnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemprov Lampung menggandeng pihak swasta dalam mewujudkan PRL yang bermakna dan sesuai dengan harapan masyarakat. Arinal menekankan pentingnya mengakomodir kepentingan rakyat dalam PRL agar dapat menjadi media komunikasi yang efektif mengenai berbagai hal di Lampung.

Baca Juga  Pangdam XXI/RI Tekankan Sinergi Sukseskan KDKMP

“PRL kalau ada kepentingan rakyat, tolong diakomodir agar PRL jadi media komunikasi yang efektif tentang berbagai hal di Lampung,” tutupnya.

Namun siapa nyana, PRL 2024 yang kini dipegang Event organizer (EO) PT Grand Modern Indonesia nyatanya menyajikan harga tiket yang tidak ramah terhadap kantong warga Lampung. Tidak sesuai dengan yang diinginkan Gubernur Arinal.

Warga Lampung pun mengungkapkan kekecewaannya. Aris, Warga Bandarlampung, mengatakan bahwa harga tiket di PRL 2024 lebih mahal ketimbang ajang PRL tahun sebelumnya. Penuh unsur komersialisasi.

Baca Juga  DPRD Lampung Cari Solusi Anjloknya Harga Sawit

“Ini lebih mahal kebanyakan harga tiket masuknya 50 ribu, paling murah ketika pembukaannya saja. Itu belum dengan parkir,” protesnya, Kamis (23/5).

Senada, Isma, warga Bandarlampung dari Kecamatan Sukarame, menyampaikan keluhan serupa.

Menurutnya, PRL kini lebih mirip ajang mencari keuntungan dari pada pesta rakyat.

“Akses masuk saja sudah mahal, itu untuk satu orang. Bagaimana yang satu keluarga? Belum lagi di dalam jajanannya mahal-mahal, semua serba uang,” keluhnya. (Luki)

 

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB