Bandarlampung (Netizenku.com): Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung telah menyerap 13 ribu ton padi setara beras untuk pengadaan beras medium selama periode Januari hingga April 2024. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung Taufan Akib di Bandar Lampung, Senin (22/4).
“Penyerapan padi sebanyak 13 ribu ton setara beras ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kewajiban pelayanan publik untuk pengadaan beras medium,” ujar Taufan Akib.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Bulog akan terus memaksimalkan penyerapan padi milik petani, terutama pada musim panen raya saat ini. Pembelian padi ataupun gabah milik petani akan tetap dilakukan sesuai dengan harga pokok penjualan (HPP) yang ditetapkan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau masih ada peluang untuk memenuhi dan menyerap padi milik petani, kami akan melakukan penyerapan dengan maksimal. Terutama saat ini sudah mulai panen di berbagai kabupaten di Lampung,” kata Taufan Akib.
Namun, apabila produksi padi dalam negeri tidak mencukupi, Bulog akan mengimbanginya melalui impor.
“Kuota beras impor yang melalui Lampung ada 60 ribu-80 ribu ton yang akan melayani pengiriman barang ke Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan berbagai daerah lain. Baru sisanya disimpan di gudang sebagai stok. Tapi karena ini masa panen, kami akan maksimalkan penyerapan padi milik petani,” tutupnya. (Luki)








