BPSDMI Dorong Pendidikan Vokasi, SMK SMTI Balam: 86 Persen Lulusan Sudah Kerja

Luki Pratama

Rabu, 1 November 2023 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) terus mendorong kemajuan pendidikan vokasi untuk melakukan kerja sama dengan dunia industri.

Kepala BPSDMI, Masrokhan, megatakan bahwa secara nasional terdapat 29 satuan kerja pendidikan vokasi atau SMTI di bawah naungan Kementerian Perindustrian.

Untuk mendukung proses pembelajaran, seluruh satker telah bekerjasama dengan 6.000 perusahaan industri.

Sehingga melalui kerjasama itu, dapat memastikan kemampuan dan keterampilan siswa ketika lulus. Bahkan keterlibatan dunia industri dilakukan sejak awal perumusan kurikulum yang dilakukan.

Baca Juga  Dinkes Lampung Siapkan Posko Kesehatan untuk Mudik Lebaran

Dengan begitu, lanjutnya, sekolah akan tahu kebutuhan SDM industri. Sehingga para lulusan nantinya akan memiliki kemampuan yang sesuai kerja.

Kepala BPSDMI, Masrokhan,

“Seperti di SMTI Bandar Lampung ini, dari 276 siswa yang lulus, 86 persen sudah terserap di dunia industri,” ungkapnya usai menghadiri wisuda siswa SMK SMTI Bandarlampung, Rabu (1/11).

Ia pun menilai perhelatan wisuda yang digelar oleh SMK SMTI Bandar Lampung sangat luar biasa, mengingat capaian serapan industri sebesar 86 persen.

Baca Juga  Elly Wahyuni Sosialisasikan Perda Rembug Desa dan Kelurahan untuk Minimalisir Potensi Konflik

“Ini wisuda yang luar biasa dari SMK SMTI Bandar Lampung, tinggal sekitar 14 persen yang masih dalam tahap konfirmasi. Semoga SMK SMTI Bandar Lampung semakin berkembang dan menjadi sekolah pilihan di Lampung,” lanjutnya.

Senada, Kepala SMTI Bandar Lampung, Farid Hardiana menambahkan, 14 persen sisanya telah mengikuti serangkaian seleksi ke sejumlah perusahaan. Selain itu ada juga yang melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Pihaknya telah bekerjasama dengan 73 industri untuk program magang siswa. Selain siswa, lanjut dia, kerjasama dunia industri juga dilakukan untuk peningkatan kapasitas tenaga pengajar.

Baca Juga  Tiyuh Kibang Tri Jaya Perbaikan Badan Jalan Usaha Tani

“Kami juga kerjasama untuk peningkatan kapasitas guru, karena kalau kualitas gurunya naik maka kemampuan siswanya juga akan bagus,” jelasnya.
menilik dari wisudawan tahun 2023 ini, Ia berpandangan persentase serapan lulusan bisa lebih meningkat lagi. Sehingga para siswa tidak lagi bingung saat lulus dari sekolah.

“Kurikulumnya 80 persen mengarah terhadap kejuruan. Jadi Mereka sudah siap industri,” tutupnya. (Luki)

Berita Terkait

Gubernur Mirza “Titip” 3 Poin pada Pemred Club
Bank Lampung Butuh Satu Orang Ini
Catat! Ini Produsen dan Penyalur Minyakita Terdaftar di Lampung
Banyak yang Nakal Kemendag Kumpulkan Pengemas Minyakita, Bagaimana di Lampung?
Anggota DPR: Jangan Lindungi Penembak 3 Polisi Way Kanan
Muluskan Jalan, Pesawaran Menang Banyak
Operasi Kejar Target Jalan Tanpa Lubang Berlanjut ke Pesisir Teluk Lampung
Lampung Kejar Target Tak Ada Jalan Berlubang saat Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 14:19 WIB

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Selasa, 1 April 2025 - 12:37 WIB

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Senin, 31 Maret 2025 - 20:48 WIB

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 17:53 WIB

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:47 WIB

Kita Pernah Punya Wartawan Jihad, Kapan Ada Lagi?

Rabu, 26 Maret 2025 - 22:34 WIB

Tak Perlu Kepala Babi dan Bangkai Tikus untuk Membuat Kicep

Senin, 24 Maret 2025 - 05:01 WIB

Kebohongan Resmi dan Keterangan Palsu

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:27 WIB

Jurnalis dan Macan dalam Kandang

Berita Terbaru

(Ilustrasi: ist)

Celoteh

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Kamis, 3 Apr 2025 - 14:19 WIB

Buku The New York Times karya Ignatius Haryanto. (foto: koleksi pribadi)

Celoteh

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Selasa, 1 Apr 2025 - 12:37 WIB

Ketupat (foto: ist)

Celoteh

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Senin, 31 Mar 2025 - 20:48 WIB

Ilustrasi buku jurnalisme sastrawi. (foto: dok pribadi)

Celoteh

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Minggu, 30 Mar 2025 - 17:53 WIB