Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Lampung Tahun 2023 di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, pada Senin (3/7).
Dengan tema “Penguatan Implementasi Kebijakan Transformasi Sistem Kesehatan untuk Mengoptimalkan dan Mempercepat Pembangunan Kesehatan di Provinsi Lampung,” kegiatan ini berlangsung pada tanggal 3-4 Juli 2023.
Dalam Rakerkesda tersebut, Gubernur mengajak para jajaran kesehatan dan pihak terkait lainnya di Provinsi Lampung untuk meningkatkan sinergi dalam akses dan mutu pelayanan kesehatan guna mewujudkan Lampung Sehat Berjaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mendorong tiga upaya penting dalam rangka mencapai tujuan tersebut.
Pertama, Arinal mendorong Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) melalui upaya sosialisasi, fasilitasi, dan sinergi program berbasis komunitas.
Kedua, perlu diperkuat peran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan peningkatan kualitas layanan Puskesmas dengan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota.
“Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit juga perlu didorong. Sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama dan unggulan dalam penyelenggaraan pembangunan di Provinsi Lampung,” ujar Arinal.
Ia juga meminta agar kebijakan transformasi sistem kesehatan diimplementasikan pada setiap jenjang pelayanan kesehatan, baik dari tingkat Puskesmas, rumah sakit, Kabupaten/Kota, maupun tingkat Provinsi.
Ada enam pilar penopang transformasi kesehatan yang ditekankan, yaitu Transformasi Layanan Primer, Transformasi Layanan Rujukan, dan Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan.
Selanjutnya, Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, dan Transformasi Teknologi Kesehatan.
“Mari kita semua menjalankan tugas untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di Provinsi Lampung,” tambahnya.
Arinal juga menyebutkan bahwa pembangunan kesehatan juga termasuk dalam mewujudkan Lampung Ramah Perempuan dan Anak.
Ia mengharapkan adanya revitalisasi layanan kesehatan khusus untuk perempuan dan anak, serta pemenuhan gizi yang baik bagi anak.
“Kita menyadari betapa pentingnya pembangunan kesehatan ini, yang harus menjaga kesehatan masyarakat mulai dari dalam kandungan, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga usia lanjut,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Arinal turut mengapresiasi jajaran tenaga kesehatan yang telah menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19. Berkat upaya mereka, Lampung mampu mengendalikan COVID-19 dan menjadi salah satu provinsi terbaik dalam pengendalian tersebut di tingkat nasional.
“Terima kasih kepada saudara-saudaraku yang bekerja di bidang kesehatan. Tanpamu, Lampung tidak akan bisa mengendalikan COVID-19. Kalian juga membuat Lampung mendapatkan pujian karena kita semua bekerja bersama dalam mengendalikan pandemi ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, mengatakan bahwa substansi bahasan yang akan didiskusikan dalam Rakerkesda ini adalah tentang enam pilar penopang transformasi sistem kesehatan.
Menurutnya, output yang diharapkan dari Rakerkesda ini adalah tersosialisasinya kebijakan pembangunan kesehatan di daerah, teridentifikasinya berbagai permasalahan di masing-masing daerah terkait dengan transformasi kesehatan, serta penyusunan dokumen kesepakatan untuk rencana tindak lanjut hasil pembahasan Rakerkesnas 2023 dalam upaya penyelesaian permasalahan atau kendala dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan serta sebagai dasar penyusunan rencana strategis (renstra) 2024-2029.
Narasumber dalam Rakerkesda Provinsi Lampung Tahun 2023 berasal dari Kementerian Kesehatan, antara lain Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Obrin Parulian, Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Hukum Kesehatan, Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Materi yang akan dibahas meliputi kebijakan transformasi sistem kesehatan, rencana awal dan kebijakan pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2024-2029, tinjauan kinerja pembangunan kesehatan, dan implementasi transformasi kesehatan di Provinsi Lampung.
Rakerkesda ini dihadiri oleh Bupati/Walikota, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten/Kota, Kepala Puskesmas, serta perwakilan dari Tim Penggerak PKK, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Pusat Statistik, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tertinggal, dan BPJS Kesehatan. (Luki)








