Pringsewu (Netizenku.com): Menjadi ciri khas dari dua narasumber, yaitu Andreas Andoyo dan Sudewi, yang konsisten diundang oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung, FX. Siman, dalam berbagai kegiatan seperti Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) dan Pembinaan Ideologi Pancasila, adalah gaya mereka yang penuh humor dan ceria. Ciri khas ini, yang diwakili oleh frase “Tung Kinta Kintung, Jos. Pak Siman Memang Jos”, telah menjadi tanda pengenal kehadiran mereka, menciptakan suasana hidup dan riang dalam setiap acara yang dihadiri oleh perwakilan dari masyarakat setempat di daerah pemilihan ketiga yang meliputi Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, dan Kota Metro.
Ciri khas ini tidak hanya menambah warna dalam acara tersebut, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Salah satu narasumber, Andreas Andoyo, menekankan bahwa ciri khas ini meningkatkan interaksi antara anggota legislatif dan masyarakat, menghilangkan jarak antara keduanya.
“Sekarang, jika ada di antara Anda yang telah mengikuti kegiatan ini bertemu dengan Pakde Siman, cukup menggunakan kata sandi. Katakan ‘Tung Kinta Kintung’, dan Mbah Siman pasti akan menjawab dengan ‘Jos’. Kata sandi ini bisa digunakan di mana saja ketika bertemu dengan Mbah Siman. Saya jamin jika Anda bertemu dengannya di restoran atau supermarket, beliau akan mengajak Anda makan dan membayarnya,” ujarnya, diikuti tawa dari seluruh peserta yang hadir di Pekon Sukoharjo, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu pada Sabtu (08/04).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Narasumber kedua, Sudewi, juga menekankan bahwa kata sandi yang diberikan memberikan penyegaran komunikasi dan memudahkan pemahaman terhadap materi Sosperda yang disampaikan. Pendekatan ini mencegah kebosanan dan meningkatkan pemahaman peserta.
“Hal ini dapat menjadi monoton, terutama bagi sebagian besar peserta yang memiliki usia tertentu. Kita membutuhkan pendekatan yang tepat untuk memastikan bahwa materi Sosperda diserap dan mudah dipahami oleh masyarakat. Dengan demikian, ketika mereka pulang ke rumah, mereka dapat menerapkan pengetahuan yang didapat dan membagikannya kepada lingkungan sekitar,” tegasnya.
Gaya unik dan ceria dari Andreas Andoyo dan Sudewi tidak hanya menambah kesenangan dalam acara, tetapi juga memastikan komunikasi yang efektif dan penyebaran pengetahuan di antara peserta. (Luki)








