Masyarakat Pesawaran Resah, Ini Penyebabnya

Redaksi

Kamis, 3 Mei 2018 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Masyarakat Pesawaran menyayangkan banyaknya lampu penerangan jalan umum yang padam di sepanjang jalan Ahmad Yani dari Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan hingga Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, khususnya di sekitar Polres Pesawaran dan di areal perkebunan karet PTPN 7 Waybrulu.

Pasalnya, akibat banyaknya lampu jalan yang padam tersebut, sering terjadi tindak kriminal seperti begal dan jambret. \”Kami sangat menyangkan banyaknya lampu jalan yang mati terutama dari Desa Negeri Sakti, Kurungan Nyawa, Bernung. Saya lihat di sekitar Polres Pesawaran dan areal perkebunan karet dan sepanjang jalan menuju Pemkab juga itu sudah banyak yang terputus,\” ungkap Sumarak, warga setempat, Kamis (3/5).

Baca Juga  Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Sumarak mengatakan, akibat banyaknya lampu jalan yang padam tersebut sering sekali terjadi tindak kejahatan seperti pembegalan dan kejahatan lainya. \”Sudah semestinya masyarakat Kabupaten Pesawaran menikmati lampu jalan tersebut karena kita tahu selama ini masyarakat sudah dibebankan dari pembayaran listrik sebesar Rp50 ribu dan juga pajak sebesar Rp4.546.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, pihaknya berharap kepada pemerintah kabupaten setempat agar dapat segera melakukan penataan ke semua lampu jalan yang ada guna dilakukan perbaikan. \”Kalau tidak segera disikapi, ini sangat mengkhawatirkan terutama bagi pengguna jalan. Selain rawan terjadi kecelakaan, juga bisa menimbulkan kriminalitas, jadi kami berharap kepada Dinas terkait agar dapat segera mengambil sikap terkait hal itu,\” pintanya.

Baca Juga  Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Menyikapi persoalan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesawaran, melalui Kabid Bina Marga, Davit mengutarakan bahwa pihaknya belum dapat melakukan langkah kongkrit terkait hal itu. Hal ini lantaran tidak memiliki dana untuk perbaikan lampu jalan yang padam tersebut.

\”Saat ini, kita baru sebatas melakukan pendataan ke semua lampu jalan yang ada untuk melihat berapa kebutuhan yang akan dilakukan perbaikan, sedangkan untuk perbaikannya baru kita akan upayakan di APBD Perubahan,\” kata Davit.

Terkait hal ini juga, pihaknya akan koordinasi terlebih dahulu ke Dinas Lingkungan Hidup (LH), karena sebelumnya terkait masalah lampu jalan ditangani oleh dinas terkait. \”Kemudian kita juga akan berkoneksi ke pihak PLN realnya seperti apa, dan ke depan kita akan melakukan pemetaan ke setiap tiang yang ada yakni di 1577 tiang baru,\” ungkapnya.

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

PLN juga, tambahnya, pernah mengingatkan untuk memutus lampu jalan akibat keterlambatan pembayaran. \”Terakhir kita bayar pada April saja, itu sekitar Rp1,3 miliar. Pada saat terlambat beberapa waktu lalu lantaran terkendala di pejabatnya, pada saat itu belum dilakukan pelantikan karena pelantikan baru dilakukan pada Maret lalu,\” jelas Davit. (Soheh)

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Kamis, 19 Feb 2026 - 13:59 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:11 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Rabu, 18 Feb 2026 - 09:34 WIB

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB