Reihana: Konsumsi Protein Hewani Dapat Cegah Stunting pada Anak

Redaksi

Minggu, 19 Februari 2023 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mengatakan bahwa dengan memperbanyak konsumsi protein hewani dapat mencegah stunting pada anak.

“Saat ini stunting menjadi perhatian kita semua, sehingga langkah-langkah pencegahan harus dilakukan secara bersama,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, di Bandarlampung, Senin (13/2).

Ia mengatakan salah satu langkah pencegahan stunting pada anak, dapat dilakukan dengan memperbanyak konsumsi protein hewani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu yang bisa mencegah stunting menurut para ahli adalah pemberian protein hewani pada anak sejak dini. Seperti telur merupakan salah satu protein hewani yang paling murah, jadi di rumah tangga kalau bisa kita berikan telur pada anak,” katanya.

Baca Juga  Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Dia melanjutkan dengan mengkonsumsi protein hewani, maka anak akan mendapatkan asupan gizi yang mencukupi bagi pertumbuhan.

“Konsumsi makanan yang masih alami seperti protein hewani, sayur mayur ini lebih sehat sebenarnya. Jadi orang tua harus memperhatikan keseimbangan gizi pada anak sejak dini,” ujarnya.

Menurut dia, selain mengkonsumsi protein hewani dalam mencegah stunting pada anak, pemerintah juga telah menambah jangka waktu intervensi dari sebelumnya 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) menjadi 8.000 hari dari kehidupan.

“Dalam mengajak masyarakat untuk cegah stunting dengan menjaga 8.000 hari pertama kehidupan. Dimulai dengan mengintervensi remaja putri untuk mengkonsumsi makanan bergizi, dan tablet penambah darah secara rutin. Sehingga nanti saat usia perkawinan sudah siap menerima kehamilan dan mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap dia.

Baca Juga  Distribusi dan Sertifikasi Jadi Tantangan Dapur MBG Lampung

Ia menjelaskan prevalensi stunting di Lampung saat ini berada di angka 15,2 persen dan diharapkan pada 2024 mendatang dapat turun di angka 14 persen.

“Harapannya pada 2024 sesuai target pemerintah pusat, prevalensi stunting Lampung bisa di angka 14 persen dengan ragam intervensi seperti meningkatkan konsumsi protein hewani,” kata dia lagi.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang tercantum dalam buku saku hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 prevalensi balita stunting berdasarkan kabupaten dan kota di Provinsi Lampung yaitu untuk terendah ada di Kabupaten Lampung Tengah dengan angka 8,7 persen, selanjutnya Lampung Selatan 9,9 persen.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Lalu Tulang Bawang di angka 10,2 persen, Kota Metro 10,4 persen, Kota Bandarlampung 11,1 persen, Kabupaten Pringsewu 16,2 persen, Tulang Bawang Barat 16,4 persen, Lampung Barat 16,6 persen, Pesisir Barat 16,7 persen.

Selanjutnya Kabupaten Lampung Timur 18,1 persen, Waykanan 18,4 persen, Tanggamus 20,4 persen, Mesuji 22,5 persen, Lampung Utara 24,7 persen, dan Pesawaran 25,1 persen. (Dea)

Berita Terkait

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata
DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata
Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB
Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata
Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas
Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru