Bandarlampung (Netizenku.com): PW GP Ansor Provinsi Lampung menggelar Latihan Instruktur (LI) bagi Ansor dan Kursus Pelatih (Suspelat) untuk Banser. Kegiatan tersebut berlokasi di Pondok Pesantren Minhadul ‘Ulum, Pesawaran, Jum’at (23/12).
Dalam kesempatan itu, Bupati Kabupaten Pesawaran yang diwakilkan oleh Camat Tegineneng Santuri, mengatakan pihaknya menyambut baik dan berterimakasih kepada panitia. Kegiatan ini merupakan upaya organisasi ke arah yang lebih baik dan berkembang, ditengah perkembangan globalisasi dan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan. Ansor merupakan organisasi aktif saat memerangi penjajahan. Secara yuridis, penjajahan fisik sudah lama kita lalui. Namun, secara hakiki kita masih terjajah dalam hal lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mengajak pemuda Ansor untuk berkontribusi dalam pembangunan di segala bidang, khususnya bidan keagamaan, mengajak untuk menangkal segala bentuk masuknya pemahaman radikalisme dan terorisme,” jelas dia.
Di tempat yang sama, Ketua PW GP Ansor Provinsi Lampung, Hidir Ibrahim, mengatakan LI 1 ditujukan untuk melatih yang melaksanakan PKD, Sudpelat melatih Diklatsar.
“Jadi harus benar-benar bertanggung jawab, karena PKD dan Diklatsar dilaksanakan bukan oleh PC dan PW, cukup di PAC, agar gerakan kita semakin massif,” kata dia.
Lebih lanjut, ia menambahkan organisasi Ansor dan Banser adalah masa depan NU. Untuk itu, harus benar-benar diperkokoh dan dipersiapkan untuk menuju NU masa depan yang lebih baik.
“Kader Ansor Banser harus mandiri, tidak boleh jadi pengemis, harus mampu bekerja sama,” lanjutnya.
Senada, Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung Puji Raharjo, mengucapkan terimakasih kepada Ansor dan Banser yang sudah merawat NKRI.
“Karena tidak ada organisasi yang militansinya mampu melebihi Ansor dan Banser,” ucapnya.
Semangat kecintaan terhadap agama yang berlebihan dan mengesampingkan martabat kemanusiaan, berkembangnya tafsir yang tidak toleran sehingga mengesampingkan kebenaran yang lain, tidak semangat dengan bernegara keindonesiaan.
“Ketiganya itu harus disadarkan dan diantisipasi penyebarannya, agar tidak semakin melebar,” tambah dia.
Pj. Ketua PWNU Provinsi Lampung, Wan Jamaluddin, mengatakan dengan keseriusan dan kesungguhan tidak ada tantangan apapun yang tidak bisa diselesaikan.
“Kami menyambut baik dan mendukung pelatihan dan kaderisasi, dan hari ini LI dan Suspelat, demi menyambut estafet kepemimpinan di semua Jenjang di Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.
Untuk informasi, kegiatan itu merupakan salah satu kaderisasi yang dilakukan oleh Ansor. Kemudian dalam kegiatan itu turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Bustomi Zainuddin, Polres Pesawaran, Dandim Pesawaran, Kanwil Kemenag Pesawaran. (Rls)








