DPRD Tubaba Gelar Paripurna LKPJ 2017

Redaksi

Senin, 23 April 2018 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sebesar Rp860,628 miliar APBD Kabupaten Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang terealisasi pada tahun 2017 dari target total rencana pendapatan daerah anggaran 2017 sebesar Rp967,789 miliar.

Hal ini dikatakan Bupati Tubaba, Umar Ahmad saat menyampaikan Draft Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati tahun 2017 dalam rapat paripurna DPRD setempat di gedung dewan, Tiyuh Panaragan, Senin (23/4).

\”Sedangkan Belanja dalam APBD tahun 2017 sebesar Rp806,425 miliar. Dengan kata lain belanja dalam APBD Tahun 2017 terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) anggaran sebesar Rp 7,918 miliar,\” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Umar mengatakan, pada APBD tahun anggaran 2017 terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp369,099 miliar, dan belanja langsung sebesar Rp437,326 miliar. Dana tersebut untuk membiayai program dan kegiatan yang terdiri dari 23 Urusan Wajib dan 5 urusan pilihan, serta 7  urusan pemerintah fungsi pelayanan yang dilaksanakan.

Baca Juga  Fokus Pemberdayaan Masyarakat, Tiyuh Way Sido Realisasikan Dana Desa 2025

Pada Urusan Wajib, lanjut dia, Urusan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menyerap anggaran yang paling tinggi yaitu sebesar Rp387,074 miliar, dan urutan kedua adalah Urusan Kesehatan sebesar Rp43,889 miliar, selanjutnya di urutan ketiga adalah Urusan Pendidikan sebesar Rp. 22,998 miliar. \”Dari Urusan pilihan, urusan Pertanian yang menyerap angaran paling tinggi sebesar Rp7,935 miliar,\” paparnya.

Menurutnya, struktur APBD Kabupaten Tubaba adalah struktur APBD Pro-Rakyat yang artinya bahwa porsi belanja publik lebih besar dari pada belanja aparatur. Pada APBD tahun 2017 belanja langsung disiapkan 59,48 persen dan belanja tidak langsung sebesar 40,51 % dari total belanja Rp1,012 triliun.

Baca Juga  Pemerintah Tiyuh Candra Jaya Salurkan BLT-DD kepada 20 KPM

\”Kebijakan anggaran diarahkan pada program dan kegiatan dengan memperioritaskan peningkatan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, peningkatan pembangunan infrastruktur perekonomian, peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan, dan sosial, serta pemberdayaan perempuan, pengembangan ketahanan pangan, kewirausahaan dan ekonomi kerakyatan, peningkatan keamanan, perlindungan masyarakat, dan antisipasi penanggulangan bencana, dan penguatan kelembagaan pemerintahan kecamatan dan desa,\” jelasnya.

Umar menjelaskan, APBD Kabupaten Tubaba tahun 2017 disusun melalui pendekatan anggaran berbasis kinerja yang berorientasi pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan. Kebijakan Belanja Daerah dilaksanakan untuk mendanai urusan pemerintah yang merupakan kewenangan kabupaten yang terdiri dari urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib non pelayanan dasar, urusan pilihan dan urusan pemerintah fungsi pelayanan. \”Belanja daerah dalam rangka penyelenggaraan urusan wajib digunakan untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dalam upaya memenuhi kewajiban daerah yang diwujudkan dalam bentuk peningkatan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak. Sedangkan urusan pilihan adalah urusan yang secara nyata ada di daerah dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi, kekhasan dan potensi unggulan daerah,\” pungkasnya.

Baca Juga  ADD Tubaba 2026 Menyusut, Siltap Kepala Tiyuh dan Aparatur Ikut Terpangkas

Sementara Ketua DPRD Tubaba, Busroni usai memimpin rapat paripurna tersebut saat dikonfirmasi awak media, mengatakan setelah penyerahan LKPJ bupati kepada DPRD, pihaknya membahas, melihat laporan dan mengkajinya bahkan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan membentuk Pansus LKPJ yang diketuai oleh Muammil. \”Segera akan kita bahas, dan Pansus LKPJ ini diketuai oleh Muammil,\” singkatnya. (Arie)

Berita Terkait

Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat
Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat
Pimpin Apel Bulanan, Sekda Tubaba Tegaskan Penegakan Disiplin ASN
Papa Rock n Roll Gelar Tubaba Berirama, UMKM Berjaya
Antisipasi Kemacetan, Satlantas Polres Tubaba Gelar Pam Rawan Pagi
ADD Tubaba 2026 Menyusut, Siltap Kepala Tiyuh dan Aparatur Ikut Terpangkas
Kementerian PUPR Survei Lahan Usulan Sekolah Rakyat di Tubaba
Kejari Tubaba Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Revolving Sapi ke Pidsus

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:55 WIB

Pengangkatan Petugas MBG Jadi Pegawai Negara, DPRD Lampung Soroti Nasib Guru Honorer

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:34 WIB

PKB Tetapkan Chusnunia sebagai Ketua DPW Lampung 2026–2031

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Lampung Siapkan PKN Tingkat II 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:06 WIB

Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB

DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:59 WIB

HGU SGC Dicabut, Triga Lampung, Negara Harus Pastikan Tak Ada Kelebihan Lahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:52 WIB

Yozi Rizal Minta Pemerintah Pusat Transparan soal Pencabutan HGU Anak Usaha SGC di Lampung

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:41 WIB

Rokok Ilegal Marak, DPRD Lampung Dorong Penindakan Menyeluruh

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Imigrasi Kalianda Gelar Syukuran Hari Bakti ke-76

Senin, 26 Jan 2026 - 18:48 WIB