Gelar Blangikhan, Wujud Pelestarikan Adat Budaya Lampung

Redaksi

Kamis, 24 Maret 2022 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANDARLAMPUNG–Dalam rangka melestarikan kebudayaan adat Lampung dan menyambut bulan suci Ramadan 1443 H, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Organisasi Sosial Kemasyarakatan Lampung Sai menggelar upacara adat Blangikhan, di Bumi Kedaton Resort, Bandar Lampung, Rabu (24/03).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Blangikhan atau Blangiran, merupakan tradisi adat Lampung dalam menyucikan diri dengan mandi bersama di sungai sebelum menyambut Bulan Suci Ramadan. Tradisi unik yang biasa dilakukan oleh masyarakat Lampung ini mengandung filosofi tentang penyucian diri. Membersihkan diri dari segala macam kotoran baik jasmani maupun rohani, agar mampu menjalankan ibadah puasa dengan baik dan lancar.

 

Kegiatan Blangikhan dimulai dengan ritual pembacaan doa dan memecahkan kendi berisi air dan kembang setaman oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto didampingi Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP.

Baca Juga  Pemprov Lampung Percepat Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa

 

Setelah itu, puluhan muli mekhanai duduk berbaris rapih kemudian secara simbolis disiram dengan air langir, tangkai padi, kembang setaman dan bakaran merang padi atau sekam oleh Sekda Provinsi Lampung, Ketua Umum DPP Lampung Sai, dan Ketua Harian DPP Lampung Sai, usai prosesi siraman, satu persatu muli mekhanai masuk ke dalam sungai untuk mandi bersama.

 

Gubernur Lampung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Provinsi Lampung menyatakan bahwa Tradisi Blangikhan ini adalah simbol untuk mensucikan hati, sebagai bekal memasuki bulan Suci Ramadhan sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk, tiada aral dan rintangan.

Baca Juga  Marindo Dorong ASN Lampung Segera Lapor SPT via Coretax

 

“Blangikhan merupakan ritual yang secara turun-temurun diwariskan oleh leluhur, dimana didalamnya mengandung makna yang sangat dalam dan merupakan pelajaran berharga bagi generasi penerus/ generasi muda,” ucap Fahrizal.

 

Selain itu, Fahrizal Darminto juga mengucapkan terimakasih kepada DPP Lampung Sai yang telah menginisiasi kegiatan tersebut, kedapan menurut Sekda kegiatan tersebut akan ditingkatkan menjadi Festival Blangikan agar dapat menjadi salah satu destinasi wisata di Lampung.

 

Sementara itu, Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP menyatakan bahwa dirinya bersyukur masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Lampung serta masyarakat Lampung sebelum menghadapi bulan suci ramadan yang akan segera tiba. Selain itu juga diberi kesempatan untuk melaksanakan tradisi Blangikhan, yakni mandi bersama disungai untuk mensucikan diri.

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

 

“Saya bersyukur kegiatan ini didukung penuh oleh Pak Gubernur, Pak Sekda, Pemerintah Provinsi Lampung, dan banyak pihak lainnya, karena acara Adat Blangikhan ini salah satu Adat Budaya Lampung yang harus dilestarikan.” ucapnya.

 

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pelepasan bibit ikan dan pemberian bantuan 1 Unit Mobil Ambulan dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila Lampung.

 

Selain Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, dan Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP, kegiatan juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP Lampung Sai Komjen Pol (Purn) Sjachroedin ZP, Kanjeng Andy Achmad Sampurna Jaya, Jajaran Forkopimda, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat Provinsi Lampung.(rls)

Berita Terkait

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata
Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB
Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata
Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas
Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat
MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes
RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:01 WIB

KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 

Jumat, 17 April 2026 - 08:00 WIB

Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan

Rabu, 15 April 2026 - 12:03 WIB

Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik

Selasa, 14 April 2026 - 20:43 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks

Selasa, 14 April 2026 - 20:42 WIB

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Senin, 13 April 2026 - 19:18 WIB

Empat Pelaku Curanmor Beraksi di Pringsewu, Dua Kabur

Kamis, 9 April 2026 - 08:11 WIB

Dari Kondusif hingga Chaos, Ini Skenario Latihan Pengamanan Polres Pringsewu

Rabu, 8 April 2026 - 20:25 WIB

PWI Pringsewu Pererat Solidaritas Lewat Halalbihalal Idulfitri 1447 H

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Rabu, 22 Apr 2026 - 12:22 WIB

Lampung

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:41 WIB

Tulang Bawang Barat

Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

Rabu, 22 Apr 2026 - 09:33 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB