Parade Seni dan Budaya KPU Meriah, Meski Tanpa 2 Parpol

Redaksi

Sabtu, 21 April 2018 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Jelang satu tahun digelarnya Pemilu 2019 mendatang, 16 parpol ikut berpartisipasi dalam parade budaya yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung, di PKOR Way Halim, Bandarlampung, Sabtu (21/4) pagi.

Mengusung tema \”Melalui Pesta Budaya Mari Sukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019\”, parade budaya yang ditampilkan seluruh parpol mampu menyedot perhatian warga masyarakat yang hadir.

Anggota KPU Lampung, M Tio Aliansyah mengatakan, parade budaya yang digelar pihaknya merupakan program KPU RI dalam rangka memperingati jelang setahun pelaksanaan Pemilu 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Parade seni dan budaya ini digelar serentak di 34 Provinsi maupun daerah di seluruh Indonesia, dengan harapan dapat mensosialisasikan partai politik yang lolos sebagai peserta pemilu, melalui nomor urut dan nama partai,\” jelasnya, Sabtu (21/4).

Selain itu, kata Tio, parade seni dan budaya yang digelar pihaknya juga dalam rangka memperingati hari Kartini. \”Meski ada dua parpol yang tidak bisa hadir,\” ujarnya.

Dari pantauan, kedua parpol yang tidak hadir dalam parade seni dan budaya tersebu yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Sementara itu, Dani (19), salah satu warga Way Halim yang menyaksikan acara tersebut, mengaku terhibur dan lebih mengetahui langsung keseluruhan parpol kontestan Pemilu 2019 yang ditunjukkan lewat aksi parade seni dan budaya.

\”Saya baru tahun ini boleh memilih, karena baru cukup umur bang. Dengan acara ini juga, saya bisa tahu semua partai beserta nomor urutnya,\” ucapnya. (Aby)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB