Gelar Tinc Batch 7, Telkomsel Dorong Kolaborasi Bersama Startup Inovator Lokal

Redaksi

Senin, 22 November 2021 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sukses dengan rangkaian program sebelumnya, Telkomsel kembali menghelat program Telkomsel Innovation Center (Tinc) yang kali ini sudah memasuki Batch 7, untuk membuka lagi kesempatan bagi seluruh talenta unggul di bidang teknologi digital di seluruh penjuru negeri, dalam mengoptimalkan berbagai potensi guna memperkuat ekosistem digital Indonesia. Pada Tinc Batch 7 kali ini, proses pendaftaran sudah digelar sejak 18 Oktober 2021 lalu.

Tinc Batch 7 berfokus mengakselerasi startup Tanah Air yang minimal berada pada tahap pre-SEED, yang memiliki potensi untuk berkolaborasi, khususnya yang bergerak di bidang Agritech, Healthcare, Education, Leisure Economy, Logistics and Supply Chain, dan Gaming, namun tidak membatasi kepesertaan untuk solusi digital lainnya. Teknologi yang digunakan oleh startup peserta Tinc Batch 7 diharapkan dapat memanfaatkan teknologi jaringan 5G, Software as a service (SaaS)/Platform as a Service (PaaS), Artificial Intelligence (AI)/Machine Learning, dan Internet of Things (IoT) dalam menghadirkan solusi digital yang lebih berdampak, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

“Telkomsel menghadirkan pembaruan pada gelaran Tinc Batch 7 kali ini. Kami menargetkan untuk dapat berkolaborasi dengan lebih banyak innovator startup lokal dari berbagai wilayah di Indonesia, terutama yang memiliki potensi untuk mengembangkan solusi digital yang dapat meningkatkan keunggulan produk dan layanan Telkomsel. Sebagai program corporate accelerator dari Telkomsel, program Tinc secara konsisten terus berperan sebagai sarana yang dapat mendampingi serta mengakselerasi para inovator lokal untuk menciptakan dan mengembangkan inovasi berbasis digital yang dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan di setiap fase kehidupan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan semangat Telkomsel yang akan terus memaksimalkan potensi di segala aspek kehidupan melalui pemanfaatan teknologi digital terdepan yang terukur dan berdampak positif bagi masyarakat luas,” ujar Vice President Strategic and Explorative Partnership Telkomsel, Mahmud Saladin.

Baca Juga  Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak dihadirkan pada 2018, Tinc adalah program akselerator Telkomsel untuk semua solusi digital dengan mengimplementasikan tiga nilai utama dalam mendukung kemajuan para inovator lokal di setiap Batch yang digelar, di antaranya Connect yang membantu menghubungkan startup berpengaruh dengan ekosistem yang tepat untuk tumbuh, Accelerate yang bertujuan mempercepat pertumbuhan startup untuk memastikan kesiapan pasar, dan Grow yang berupaya mengembangkan startup dengan menjalin kolaborasi melalui pemanfaatan Ekosistem Digital Telkomsel untuk kepentingan komersialisasi dan scaling up.

Berbeda dari edisi sebelumnya, pada Tinc Batch 7 berfokus menghadirkan unique values yang dapat memberikan manfaat lebih bagi peserta, yaitu startup diagnostic, kolaborasi di ekosistem digital Telkomsel, investor network, mentorship, bootcamp and workshop, demo day, dan potensi untuk mendapatkan funding. Diharapkan values tersebut dapat memperkuat proses pengembangan inovasi startup melalui program yang pelaksanaannya berlangsung selama 6 bulan.

Baca Juga  Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan

Program Tinc Batch 7 memiliki sejumlah persyaratan awal yang harus dipenuhi bagi startup yang ingin mendaftar, yaitu model bisnis telah tervalidasi oleh pasar (minimal sudah 6 bulan menjalankan bisnis produknya dan sudah memiliki pendanaan, minimal pada tahap pre-SEED atau diatasnya), memiliki keunikan dan keunggulan yang jelas dibandingkan pesaing, anggota tim yang kompeten dan berkomitmen tinggi, memiliki potensi bersinergi dengan Telkomsel, memiliki development plan yang jelas, memiliki proyeksi keuangan positif yang mendukung potensi pertumbuhannya di masa depan, serta memiliki kantor yang berpusat di Indonesia. Untuk melakukan pendaftaran Tinc Batch 7 sekaligus mendapatkan informasi lebih lanjut dari program tersebut, dapat mengakses situs tinc.id serta akun resmi media sosial Tinc di Instagram @tinc.id dan LinkedIn Tinc.

Mahmud lebih lanjut menambahkan, sejak awal digulirkan, Tinc secara khusus dihadirkan sebagai salah satu bentuk perwujudan transformasi Telkomsel sebagai leading digital telco company, bersamaan dengan sejumlah inovasi program pengembangan ekosistem digital lainnya seperti The NextDev dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI). Ketiga inovasi digital ini ditujukan sebagai platform yang dapat menjadi penyokong ekosistem digital Indonesia. Meski memiliki kesamaan misi dalam membangun ekosistem bagi para pegiat startup, namun ketiga program tersebut memiliki fokus yang berbeda dalam memberikan kontribusi pada berbagai tahap perkembangan startup. The Nextdev berfokus sebagai talent scouting dan social impact, Tinc sebagai wadah untuk berakselerasi dan dikomersialisasi bersama Telkomsel di mana Tinc memfokuskan pencariannya terhadap startup pre-series yang dapat bersinergi dengan bisnis digital milik Telkomsel, dan TMI berfokus pada strategic investment.

Baca Juga  Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan

“Kebutuhan masyarakat terhadap solusi digital kini semakin luas seiring dengan semakin tingginya adopsi gaya hidup digital masyarakat. Selain itu, kebutuhan lintas sektor industri akan solusi digital yang dapat mendorong transformasi bisnis seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi juga semakin tinggi. Oleh karena itu, Tinc yang didukung penuh oleh Telkomsel akan terus bergerak maju untuk mendorong lebih banyak lagi kehadiran solusi digital yang dapat memberikan kemudahan dan memiliki nilai jual secara komersial, yang terus membuka peluang kolaborasi untuk menghadirkan inovasi dan solusi bisnis digital yang relevan, baik bagi masyarakat luas maupun lintas sektor industri,” tutup Mahmud. (Leni)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:18 WIB

Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:13 WIB

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB