Sempat Tertunda, Temu Karya Taman Budaya XX Digelar

Redaksi

Selasa, 16 November 2021 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menggelar Temu Karya Taman Budaya (TKTB) se-Indonesia XX di Taman Budaya Lampung, Selasa (16/11).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar, mengatakan bahwa program ini merupakan kegiatan tahunan sejak 2002 lalu.

Ia menjelaskan bahwa tak mudah menggelar kegiatan lingkup nasional di tengah wabah COVID-19. “Lampung menjadi tuan rumah di tengah pandemi, banyak tantangan dan tak mudah menggelar kegiatan ini,” kata Sulpakar di lokasi.

Baca Juga  Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, kegiatan tersebut harusnya dihelat pada tahun 2020, namun terpaksa tertunda akibat angka covid-19 yang tinggi terjadi di Indonesia.

“Tujuan kegiatan ini ialah meningkatkan kerja sama taman budaya se Indonesia dalam pembinaan budaya kita yang beragam. Dan yang tak boleh ketinggalan, gelaran semacam ini menjadi ruang kreasi bagi para seniman,” kata dia.

Baca Juga  Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Dirinya berharap, kerjasama dan silaturahmi bisa terjaga. “Ini modal bagi Indonesia dalam melestarikan keberagaman budaya Indonesia,” tandas Sulpakar.

Di tempat yang sama, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menegaskan bahwa taman budaya memiliki tugas untuk menjaga keaslian tradisi dan budaya, kemudian menciptakan kreasi baru di bidang seni tanpa merusak keorisinilan adat dan budaya luhur.

“Jadikan budaya sebagai alat pemersatu, bukan pemecah belah. Jangan lagi ribut urusan pesisir dan pepadun. Ribut gara-gara beda dialek,” ujar Arinal.

Baca Juga  Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Ia berharap, masyarakat Indonesia khususnya Lampung dapat menjaga kerukunan di dalam keragaman. “Yang sulit itu merawat dan menjaga. Meski berbeda, kita harus tetap satu,” tandasnya.

Berdasarkan keterangan yang diterima, kegiatan ini dihadiri oleh 18 provinsi di Indonesia. Beberapa provinsi lain berkendala dikarenakan pandemi covid-19. Kegiatan ini berisi pameran seni rupa, pagelaran seni, panggung budaya dan kreasi.(Agis)

Berita Terkait

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM
DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI
Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung
Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy
Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Marindo Lantik Djohan Lius sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 16:03 WIB

Marindo Lantik Djohan Lius sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 15:36 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan PPID dan Pemanfaatan Media Sosial untuk Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru