Pantau Covid Lampung Kembali Terima 20 Tabung Oksigen

Redaksi

Kamis, 12 Agustus 2021 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Febrilia Ekawati (kanan) bersama relawan Pantau Covid Lampung mengirimkan 10 unit tabung oksigen bagi pasien isolasi mandiri di Pringsewu, Kamis (12/8). Foto: Netizenku.com

Febrilia Ekawati (kanan) bersama relawan Pantau Covid Lampung mengirimkan 10 unit tabung oksigen bagi pasien isolasi mandiri di Pringsewu, Kamis (12/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Relawan Pantau Covid Lampung kembali menerima 20 unit tabung oksigen dari Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen Komunitas Utan Kayu, Jakarta.

Pantau Covid Lampung bekerja sama dengan Sejuta Tes Antigen memberikan pelayanan gratis peminjaman tabung oksigen khusus pasien isolasi mandiri (isoman) bagi masyarakat Lampung.

“Hingga hari ini kita dikasih pinjaman oleh kawan-kawan komunitas Sejuta Tes Antigen ada 40 unit tabung oksigen. Termin pertama kita dikirimi 20 tabung seminggu yang lalu. Tadi pagi, alhamdulillah kita dikirimi 20 tabung lagi,” kata Koordinator Peminjaman Tabung Oksigen Pantau Covid Lampung, Febrilia Ekawati, di Wisma Albertus Pahoman, Kamis (12/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Febri menjelaskan dengan penambahan tabung oksigen ini, Pantau Covid Lampung akan melebarkan layanan hingga ke Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

“Kita akan konsentrasi kan pelayanan pinjam tabung di dua tempat, pertama Kota Bandarlampung dan yang kedua kita sedang prepare untuk Kabupaten Pringsewu. Insyaallah hari ini kita kirimkan 10 unit tabung oksigen, sisanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bandarlampung,” ujar dia.

Baca Juga: Pasien Isoman Lansia Banyak Pinjam Tabung Oksigen

Febri menjelaskan alasan memilih Kabupaten Pringsewu karena daerah tersebut merupakan salah satu wilayah yang rumah sakit umum daerahnya menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 untuk kabupaten lain di wilayah tengah Lampung bagian barat seperti Tanggamus, Pesawaran, dan Lampung Tengah.

“Kita pilih Pringsewu untuk merespon peminjaman dari wilayah tersebut yang mengontak kita. Dan di sana juga ada relawan yang bersedia untuk mengelola, baik seniman maupun suster-suster yang ada di sana. Jadi gerakan kita ini multietnis dan multiagama, bersatu untuk kemanusiaan,” kata dia.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pantau Covid Lampung Kembali Terima 20 Tabung Oksigen
Pantau Covid Lampung menerima tambahan 20 unit tabung ukuran 1m³, dan regulator 40 unit, termasuk masker pernapasan atau selang dari Sejuta Tes Antigen yang ditempatkan di Wisma Albertus Pahoman, Kamis (12/8). Foto: Netizenku.com

Pasien isoman yang akan mendapatkan layanan pinjam tabung oksigen gratis akan diskrining oleh tim relawan di Jakarta melalui tim verifikator.

“Kalau situasinya sudah darurat, saturasi di bawah 60, kita tidak berani pinjamkan karena itu sudah harus mendapatkan bantuan ventilator lewat penanganan medis. Kita melayani yang saturasi di bawah 90, 85, atau 75,” ujar dia.

Namun Febri mengatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk membantu pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi terpusat milik pemerintah daerah dengan menyertakan surat keterangan dari rumah sakit atau isolasi terpusat dan dokter yang menangani pasien Covid-19.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

“Ada batas pemakaian, maksimal 5-7 hari peminjaman, kalau masih diperlukan si Peminjam bisa melakukan registrasi ulang peminjaman kembali,” kata dia.

Setiap tabung yang dikembalikan akan disterilisasi dengan cairan disinfektan seperti alkohol. Dan rata-rata, kata Febria, peminjam mengembalikan dalam keadaan terisi oksigen kembali supaya bisa dipinjamkan lagi.

“Tapi kadang-kadang ada juga yang mengembalikan dalam kondisi tabung kosong, mungkin dia tidak tahu harus mengisi di depo oksigen mana karena sekarang kan penuh semua,” ujar dia.

Saat ini Pantau Covid Lampung telah memiliki 40 unit tabung ukuran 1m³, serta 2 unit konsentrat yang sedang dipakai di Wisma Albertus, dan regulator 40 unit, termasuk masker pernapasan atau selang. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB