Edwin Rusli Sebut Bandarlampung Prioritas Vaksinasi Covid-19

Redaksi

Senin, 4 Januari 2021 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli saat ditemui di Lingkungan Pemerintahan Kota setempat, Senin (4/1). Foto: Netizenku.com

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli saat ditemui di Lingkungan Pemerintahan Kota setempat, Senin (4/1). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli menyebutkan Kota Tapis Berseri menjadi prioritas penerima Vaksin Sinovac yang baru tiba pada Senin (4/1) dinihari di Dinkes Provinsi Lampung.

\”Untuk pembagian di Bandarlampung belum dikasih tahu, karena zona kita merah dan penduduk kita ramai, yang terkena Covid-19 kita paling banyak, ya pasti (vaksin) yang paling besar ya kita lah,\” kata Edwin saat ditemui Netizenku di Lingkungan Pemkot Bandarlampung.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Saat ini pendataan penerima vaksin yang paling besar adalah tenaga kesehatan yang telah menerima SMS pemberitahuan atau yang mendaftarkan diri lewat aplikasi Peduli Lindungi milik Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Jadi yang bukan tenaga kesehatan belum dapat SMS walaupun kita daftar belum masuk penerima vaksin. Tapi kalau tenaga kesehatan biasanya masuk melalui aplikasi Peduli Lindungi milik Kemkominfo, ada kemungkinan kerja sama nanti dengan Puskesmas,\” ujar dia.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Edwin meminta tenaga kesehatan yang belum menerima SMS agar bersabar.

\”Tapi saya begitu didaftarkan sama istri saya, masuk. Tapi istri saya malah enggak. Pemerintah pusat yang menentukan,\” katanya.

Dia menyampaikan bagi tenaga kesehatan yang menolak divaksin belum ada sanksi.

Vaksin Covid-19 tiba di Provinsi Lampung melalui jalur darat pada Senin (4/1) dinihari pukul 01.27 WIB dari PT Bio Farma Bandung.

Vaksin diangkut lewat jalur darat dengan menggunakan armada truk nopol D 8888 SL dengan pengawalan ketat dari aparat TNI/Polri.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Sebanyak 40.520 dosis vaksin Covid-19 disimpan di UPTD Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alkes milik Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Lampung.

\”Saat ini vaksin sedang diperiksa oleh BPOM,\” ujar Edwin.

Penerima vaksin akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dulu. Untuk jadwal pemeriksaa kesehatan, lanjut dia, akan diajukan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB