Parosil Boyong Kepala OPD Belajar Inovasi ke Wonogiri

Redaksi

Kamis, 3 Desember 2020 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Merasa tidak puas dengan prestasi hanya mendapat peringkat lima lomba Innovative Gouvernment Award (IGA) tahun 2020, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, memboyong sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Dikatakan Parosil, alasan melakukan studi pembelajaran ke Wonogiri, karena kabupaten tersebut, berhasil mendapat peringkat pertama kategori kabupaten dalam lomba IGA 2020. Sehingga dengan demikian dirinya optimis ke depan Lampung Barat dapat meraih prestasi lebih baik lagi.

\”Alhamdulillah, untuk lomba IGA 2020 kita dapat peringkat ke lima, atau nomor satu di luar Pulau Jawa, tetapi kita tidak boleh puas dengan hasil tersebut, maka saya boyong sejumlah kepada OPD untuk belajar di Kabupaten Wonogiri yang dapat peringkat pertama,\” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Parosil, pada kunjungan pembelajaran tersebut pihaknya mendapat penjelasan dari Plh Bupati Wonogiri, Haryono. Untuk itu dia berharap semua informasi dapat diterima dengan baik serta dapat diadopsi dan diterapkan di Lampung Barat.

\”Saya harap semua kepala OPD dan staf yang ikut dalam rombongan studi pembelajaran ini, untuk menggali informasi sedetail mungkin, sehingga dapat kita adopsi sebagai rujukan kita ke depan, sehingga target mendapat hasil terbaik pada tahun-tahun mendatang akan terwujud,\” ujarnya.

Menurut Parosil, ada kesamaan antara Kabupaten Lampung Barat dan Wonogiri, mereka dengan lima program, kalau Lampung Barat dengan pitu program. Tetapi untuk inovasi, di Wonogiri terdapat 279, sementara Lampung Barat baru 156 inovasi, maka harus optimis akan mencapai hasil terbaik, apabila semua OPD bekerja dengan maksimal.

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

\”Kalau kita Lampung Barat ada pitu program, nah mereka ada lima program, tetapi untuk jumlah inovasi Wonogiri lebih banyak, dan saya yakin apabila setelah belajar seperti ini, dan OPD kita bisa bekerja lebih keras, tidak menutup kemungkinan ke depan Lampung Barat akan meraih prestasi nomor satu,\” harapnya.

Sementara kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Lampung Barat, Noviardi Kuswan, mengatakan banyak ilmu yang didapat dari studi pembelajaran tersebut, seperti dalam pembuatan administrasi kependudukan dan izin yang menjadi ranah kabupaten, di Wonogiri sudah berjalan dengan sistem \”Tunjuk Jari\”.

\”Warga Wonogiri yang akan membuat administrasi kependudukan dan izin yang menjadi tanggung jawab kabupaten, sudah dalam genggaman, artinya sudah ada aplikasi yang terdapat di telepon android, dan itu merupakan inovasi yang layak kita tiru,\” kata dia.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Sementara inovasi bidang pertanian, kata Noviardi, sebagai contoh saja, masyarakat yang menanam pisang tidak hanya memanfaatkan buahnya saja, tetapi dari tanaman pisang tersebut sudah ada delapan varian kuliner yang dihasilkan.

\”Inovasi tentang pisang di sini tidak hanya sebatas jual buahnya saja, tetapi dari kulit, batang, akar, daun semua dimanfaatkan dan semua bernilai ekonomis, karena dari komoditas pisang saja, mereka sudah menghasilkan delapan varian kuliner,\” jelasnya.

Diketahui, turut serta mendampingi Parosil, yakni Asisten II, Ismet Inoni, Staf Ahli Bupati Bidang Ekbang, Muliyono, Kepala Balitbang, Noviardi Kuswan, Kadis Dukcapil, Adi Utama, Kadis Perkebunan, Agustanto Basmar, Kadis PTSP, Sugeng Raharjo, dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Mazdan. (Iwan/len)

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB