Candrawansah: Kita Ingin Buat Sejarah, Bawaslu Batalkan Calon

Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah usai Rapat Koordinasi Pengawasan Netralitas ASN di Golden Tulip, Selasa (20/10). Foto: Netizenku.com

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah usai Rapat Koordinasi Pengawasan Netralitas ASN di Golden Tulip, Selasa (20/10). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansah meminta masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN), memberikan bukti-bukti yang otentik terkait pelanggaran netralitas ASN yang bersifat masif.

\”Kita ingin membuat sejarah juga bahwa Kota Bandarlampung bisa membatalkan calon kalau ada unsur yang bisa membatalkan calon, kami batalkan. Berikan pada kami bukti-bukti otentik sehingga kami bisa membatalkan calon,\” ujar dia.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Netralitas ASN di Pilwakot Bandarlampung bersama sejumlah camat, lurah, kepala OPD, DPRD Kota, dan TNI/Polri di Golden Tulip, Selasa (20/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Masyarakat yang ingin melaporkan pelanggaran administrasi yang bisa membuktikan bahwa memang yang bersangkutan terlibat dalam sebuah proses yang tidak benar, maka kami berani untuk membatalkan calon atau memidanakan ASN yang tidak netral,\” tegasnya.

Dia menjelaskan Bawaslu Bandarlampung, saat ini, tengah memproses dugaan pelanggaran netralitas ASN baik hasil temuan maupun laporan masyarakat.

Seperti pembagian handuk yang melibatkan Kepala SMPN 16 Purwadi, Lurah Kemiling Permai Wanjaya yang berfoto di posko pemenangan, serta Kepala Bappeda yang diduga menshare postingan pasangan calon tertentu di grup WhatsApp. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB