PDIP Lambar Dukung Langkah DPP Usut Tuntas Aksi Pembakaran Bendera Partai

Redaksi

Jumat, 26 Juni 2020 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Pekikan \”Merdeka Merdeka Merdeka, Kami Bukan PKI, Kami Bukan HTI, Kami PDI Perjuangan, menggema diteriakkan ribuan kader partai berlambang kepala banteng bermoncong putih, saat aksi damai di tugu Bung Karno, di Pekon Sukapura, Kecamatan Sumber Jaya, Lampung Barat, Jumat (26/6).

Tampil sebagai orator pertama kader muda PDI Perjuangan Lampung Barat, Ahmad Ali Akbar, yang membakar semangat kader dan simpatisan dengan teriakan salam khas PDI Perjuangan, yakni salam merdeka, serta Kami Bukan PKI, Kami Bukan HTI, Kami adalah PDI Perjuangan, yang disambut dengan salam yang sama oleh seluruh peserta aksi damai tersebut.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat, Parosil Mabsus, dalam orasinya menyampaikan, mendukung langkah yang telah dilakukan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati, yang meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas, tindakan organisasi massa yang telah membakar bendera PDI Perjuangan.

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Aksi ini berawal dari tindakan anarkis salah satu organisasi massa, yang membakar bendera PDI Perjuangan saat melakukan demonstrasi di depan gedung DPR RI, Rabu (24/6) lalu. Sebagai kader militan partai, kami mendukung langkah yang telah diambil oleh ibu Ketua Umum, Hj Megawati Soekarnoputri, untuk membawa kasus pembakaran bendera tersebut di ranah hukum,\” kata Parosil dengan berapi-api.

Parosil menyampaikan, aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI, terkait dengan pembahasan RUU HIP, yang merupakan inisiatif anggota DPR, tetapi kenapa yang menjadi sasaran aksi yang tidak bermoral tersebut hanya dialamatkan kepada PDI Perjuangan.

\”Perlu kita ketahui bersama, bahwu RUU HIP itu bukan dari pemerintah, tetapi merupakan inisiatif anggota DPR, yang di dalamnya terdapat sembilan fraksi. Tetapi kenapa PDI Perjuangan yang disalahkan. Kalau memang akan menyampaikan aspirasi, tentu kader PDI Perjuangan yang duduk sebagai anggota DPR RI, akan mendengarkan apa yang diinginkan oleh rakyat,\” ujarnya.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Masih menurut Parosil, dalam aksi damai yang dikawal sekitar 100 anggota Polri dan TNI, yang dipimpin Waka Polres Lampung Barat, Kompol Aliddin dan Danramil Sumber Jaya, Kapt. Asyadi, mengatakan PDI Perjuangan merupakan pengawal Pancasila, sebagai ideologi bangsa, dan tetap menjaga keutuhan NKRI.

\”Pancasila yang dilahirkan oleh Bung Karno, merupakan ideologi bangsa, kita wajib mengamalkannya, dan dengan Pancasila keutuhan NKRI tetap terjaga. Dan kami tekankan bahwa kami PDI Perjuangan akan berdiri di garda terdepan apabila ada pihak-pihak yang akan melemahkan Pancasila dengan alasan apapun,\” harapnya.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Diakhir orasinya, Parosil menyerahkan pernyataan sikap yang telah dibacakan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lampung Barat, Edi Novial, yang terdapat tiga poin, yakni, yakni PDI Perjuangan sangat menyesalkan aksi provokasi yang membakar bendera PDI Perjuangan dan mendukung langkah DPD PDI Perjuangan untuk menempuh jalur hukum, PDI Perjuangan menyatu dalam semangat TAP MPRS No. XXV/MPRS/1966, dan dengan proses pembahasan RUU HIP PDI Perjuangan konsisten mendengarkan aspirasi rakyat.

\”Pak Waka Polres, ini merupakan pernyataan sikap DPC PDI Perjuangan Lampung Barat, untuk selanjutnya mohon disampaikan kepada Mabes Polri melalui Polda Lampung,\” kata Parosil saat menyerahkan pernyataan sikap tersebut kepada Kompol Aliddin. (Iwan/leni)

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB