Ketua Fraksi Golkar Lambar Ragukan Harga Paket Sembako Bantuan Tak Sesuai

Redaksi

Rabu, 10 Juni 2020 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Apakah harga paket sembako senilai Rp230.000/paket dengan rincian 10 kilogram beras dan empat kaleng ikan kemasan, sehingga memakan anggaran sebesar Rp8,3 miliar untuk pengadaan 35.000 paket, sudah sesuai atau berlebihan?. Hal tersebut menjadi pertanyaan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Lampung Barat, Ismun Zani.

Selain itu kata Ismun, berdasarkan surat edaran dari LKPP Nomor: 3 tahun 2020 terkait tata cara pengadaan barang dan jasa di tengah pandemi Covid-19. Bahwa perusahaan harus mempunyai pengalaman yang jelas dan pernah melaksanakan pekerjaan yang sama.

\”Harga yang ditetapkan, dalam satu paket berisi beras 10 kilogram dan empat kaleng ikan kemasan, senilai Rp230.000, sebagaimana yang disampaikan Pemkab Lampung Barat kepada DPRD, sudah sesuai dengan harga pasar. Dan perusahaan yang mendapat pekerjaan tersebut apakah sudah punya pengalaman,\” kata Ismun, Rabu (10/6).

Baca Juga  SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain harga yang diduga di luar standar, serta keraguan terhadap perusahaan yang mendapatkan pekerjaan tersebut, yang juga menjadi pertanyaan kata Ismun, apakah
sebelum kontrak dan barang diterima dari pihak ke tiga sudah dilakukan review oleh OPD terkait bersama APIP?.

\”Saat ini tersiar bahkan sudah diakui pihak ketiga, bahwa beras yang disalurkan berkualitas jelek, padahal seharusnya beras yang dibagikan kepada masyarakat sebagai pengaman sosial terhadap masyarakat yang terdampak virus Covid-19 kualitas premium, tidak melalui proses yang benar, yakni melalui review oleh OPD terkait bersama APIP,\” kata dia.

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Untuk itu, Ismun berharap pihak terkait tidak main-main dalam menggunakan anggaran, apalagi di tengah kesulitan di masa pandemi virus Covid-19. Jadi pengawasan dari berbagai elemen sangat dibutuhkan juga keberanian masyarakat yang menerima untuk mengembalikan beras yang sudah diterima apabila berkualitas jelek.

\”Di tengah kesulitan masyarakat, kita jangan mengambil keuntungan pribadi, apalagi anggaran untuk kegiatan tersebut sangat besar. Karena dibelanjakan dengan barang yang semuanya bagus untungnya sudah sangat besar, jadi mari kita awasi bersama,\” ujarnya.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Apa langkah DPRD terkait hal tersebut, dijelaskan Ismun, selesai melaksanakan reses, lintas komisi akan memanggil pihak-pihak terkait untuk melakukan hearing atau dengar pendapat untuk mendapatkan penjelasan secara rinci.

\”Minggu ini kami akan mengadakan reses, maka sudah sesuai kesepakatan akan dilakukan hearing lintas komisi, setelah selesai menjalankan fungsi kembali ke daerah pemilihan tersebut, untuk meminta penjelasan rinci dari pihak-pihak terkait,\” kata Ismun, seraya mengatakan pendistribusian paket sembako tersebut sudah melewati masa kontrak kerja. (Iwan/leni)

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB