Bandarlampung (Netizenku.com): Antusias sebagian masyarakat pemburu surat bebas covid-19 terbayarkan. Di hari pertama dibukanya layanan, kuota permohonan rapid test di puskesmas ludes, Senin (8/6).
Sementara ini penerbitan surat yang dipergunakan untuk keluar masuk wilayah itu, hanya dapat diterbitkan di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Wayhalim, Puskesmas Sukamaju dan Sukarame.
Namun, Pemerintah Kota Bandarlampung juga menerapkan pembatasan jumlah layanan tersebut, yakni sebanyak 35 orang pada setiap puskesmasnya. Dengan total kuota pelaksanaan rapid test sebanyak 105 orang di setiap harinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala puskesmas rawat inap Wayhalim, Ida Fitriyani, mengungkapkan, kuota layanan Puskesmas Wayhalim sudah terpenuhi pendaftarannya hingga Selasa, (9/6)..
\”Sudah 70 orang yang daftar, artinya hari ini sama besok Selasa sudah full diisi sama peserta,\” kata Ida Fitriyani, Senin (8/6).
Terkait ketersediaan alat rapid test sendiri, Ida mengungkapkan Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung telah mengirimkan sebanyak 100 unit. Untuk menjaga ketersediaan stok, dinkes mengirimkan alat tersebut secara bertahap.
Dikabarkan, pendaftaran yang hanya dibuka sejak pukul 08.00-12.00 WIB ini akan mengalami perubahan jadwal. Namun pihaknya perlu melakukan evaluasi untuk pendaftaran yang dibuka kembali di hari Rabu (10/7).
\”Ini informasinya akan ada perubahan jadwal, tapi saya belum liat suratnya. Karena ini hari pertama maka kita lihat dulu evaluasi apa yang akan dirubah,\” pungkasnya.
Hal serupa juga diungkapkan Kepala Puskesmas Sukamaju, Ian Rahmadi. Pelayanan surat keterangan bebas covid-19 di Puskesmas Sukamaju juga ludes. Selain surat bebas covid-19, pihaknya juga melakukan pembatasan penerbitan surat keterangan sehat, yakni sebanyak 35 orang.
\”Hari ini animonya cukup banyak. Kita kuota sehat 35 orang. Untuk yang kita itu kan rapid test 35 dan surat sehat 35 jadi 70 orang,\” kata dia. (Adi)








