Fauzi: Teknologi Informasi Sebagai Solusi di Masa Pandemi Covid-19

Redaksi

Kamis, 30 April 2020 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, telah membawa dampak pada terbatasnya pergerakan manusia akibat social distancing, dan physical distancing, menjadikan teknologi informasi memiliki peranan yang sangat penting, sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi pembatasan tersebut, diantaranya dalam urusan pemerintahan, pendidikan, bisnis, ekonomi, kesehatan, bahkan urusan agama dan ibadah

Demikian beberapa kesimpulan dari penyampaian Wakil Bupati Pringsewu, Dr.H.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA, dalam makalahnya yang berjudul \’Dampak Covid-19 pada Sektor Industri Teknologi\’ pada kegiatan video conference yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Widya Gama, Malang, Jawa Timur.

Menurut Fauzi, dari kediamannya di Pringsewu Barat, Kamis (30/4), dengan diterapkannya teknologi informasi dapat memberikan efisiensi waktu dan biaya, serta tenaga, dan tanpa disadari bahwa kehidupan manusia saat ini telah memiliki ketergantungan terhadap teknologi informasi ini.

Baca Juga  Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyontohkan pemanfaatan teknologi informasi di tengah pandemi Covid-19 tersebut, diantaranya di bidang pendidikan, yakni dengan mengadakan class online, kemudian di bidang pemerintahan dengan penyebarluasan informasi melalui website, sarana komunikasi melalui video conference. Selain itu, di bidang bisnis dengan sistem e-commerce, bidang sosial melalui media hiburan dan komunikasi serta social media, serta di bidang kesehatan, untuk tujuan mapping dan tracking data persebaran Covid-19.

Baca Juga  Hoaks Begal di Pringsewu Terungkap, Motor Dijual untuk Judi Online

Fauzi juga mengungkapkan mengenai pemanfaatan teknologi informasi oleh Pemkab Pringsewu di tengah pandemi Covid-19 ini, diantaranya untuk kegiatan sosialisasi dan seminar, doa bersama, serta musrenbang secara daring melalui video conference.

\”Melalui video conference ini, menurutnya dapat meminimalisir biaya pelaksanaan kegiatan seperti untuk biaya transportasi, akomodasi, penginapan, dan lainnya. Kegiatan dengan memanfaatkan teknologi video conference diyakini akan banyak dilakukan oleh pemerintah nantinya,\” tuturnya.

Fauzi juga mengutip pendapat dua orang pengamat mengenai dampak Covid-19 bagi industri teknologi informasi, diantaranya pendapat Ketua Umum Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Andi Budimansyah, yang mengatakan dalam kondisi seperti saat ini, semua membutuhkan internet, dan internet juga membutuhkan infrastruktur telekomunikasi.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani

\”Sehingga untuk menghadapi Covid-19 ini diperlukan regulasi sederhana yang cepat, dengan biaya yang wajar, termasuk untuk operator telekomunikasi, agar tidak ada biaya-biaya yang membebani pemerintah daerah. Namun demikian, tanpa adanya operator telekomunikasi, tentunya kita tidak bisa melayani kebutuhan internet untuk bekerja dan sekolah dari rumah,\” ujarnya.

Sedangkan Founder IndoTelkom Forum, Doni Ismanto Darwin, mengatakan social distancing yang dilakukan pemerintah mengubah perilaku sosial dan kerja masyarakat, dimana istilah working from home atau distance learning menjadi familiar dan dianggap peluang bagi operator telekomunikasi di sisi traffic data. (Reza/len)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Darussalam di Bandungbaru Barat
Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas
Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu
Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun
172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda
Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon
Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031
Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:26 WIB

Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:07 WIB

Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:36 WIB

Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:05 WIB

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:53 WIB

DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:00 WIB

Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB