Tumpas Corona, Herman HN: Terpenting Rakyat-Pemerintah Kompak

Redaksi

Minggu, 5 April 2020 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Walikota Bandarlampung, Herman HN. (Tengah)

Foto: Walikota Bandarlampung, Herman HN. (Tengah)

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam menghadapi pandemi wabah virus Covid-19 di Kota Bandarlampung, pemerintah dan masyarakat diharapkan kompak.

Menurut Walikota Bandarlampung, Herman HN, dampak wabah ini tidak hanya mengancam kesehatan, namun telah meluas hingga pada perekonomian secara nasional.

Dengan demikain masyarakat diharapkan tetap bersabar, dan menjalankan imbauan pemeritah yang telah ditetapkan. Ia meyakini bahwa wabah ini akan segera berakhir.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Sebagai pemerintah, sebagai rakyat, kita harus bersabar semua. Pasti bisa kita atasi. Ekonomi kita dulu pernah bergejolak, yang penting rakyat dan pemerintah kompak,\” ujar Herman HN.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandarlampung siap melakukan refocusing anggaran. Bahkan, anggaran penyelenggaraan Pilkada sekali pun, siap dialih fungsikan dalam penanganan wabah Corona atau Covid-19 ini.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Menurut Herman HN, dalam situasi darurat keselamatan dan kesehatan rakyat merupakan prioritas utama. Apa bila berdampak pada mundurnya Pilkada, tentunya tidak akan molor dengan waktu yang panjang.

\”Iya tentunya. Ini yang utama. Nyawa yang utama. Tentunya tidak mundur terlalu lama. Kalau menganggarkan lagi apa daerahnya mampu, ini kan kita koleb (chaos,kacau,red) semua, bukan pengusaha juga, pemeritah juga. Tapi ini kan resiko,\” kata Herman, Jumat (3/4), kemarin.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Diketahui, pada penangan wabah saat ini Pemkot telah menganggarkan senilai Rp7 miliar yang berasal dari APBD tahun 2020.

Perincian dari jumlah itu yakni, Rp2 miliar merupakan dana rutin yang memang dianggarkan setiap tahunnya. Kemudian Rp5 miliar merupakan anggaran tanggap darurat bencana. (Adi)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB