Bandarlampung (Netizenku.com): Rencana pembangunan flyover sekaligus underpass di Jalan Urip Sumoharjo mulai dikerjakan April mendatang. Dalam waktu dua bulan kedepan Pemerintah Kota Bandarlampung menargetkan pembebasan lahan telah selesai.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PU Bandarlampung, Iwan Gunawan, saat menghadiri peresmian kantor kelurahan Kemiling Raya, Senin (27/1).
”Diperkirakan butuh waktu dua bulan untuk pembebasan lahan. Setelah pembebasan lahan selesai, maka selanjutnya akan proses pelelangan dan proses pelaksanaannya bulan empat,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait pembebasan lahan ini, lanjut Iwan, flyover sekaligus underpass itu membutuhkan lahan dengan lebar 7 meter di bagian kiri dan kanan ruas jalan. Sedangkan untuk panjang, pembangunan ini membutuhkan panjang sekitar 300 meter.
”Kita sudah melakukan sosialisasi awal, pertama kita sudah datang ke kelurahan serta kecamatan, dan nanti selanjutnya kita akan datang dengan BPN untuk menentukan harga dan segala macamnya,” terangnya.
Sementara pengakuan Iwan Gunawan dalam proses pembebasan lahan tahap awal ini tidak ada penolakan dari masyarakat setempat. Mereka mendukung penuh program pemerintah kota Bandarlampung dalam pelaksanaan pembangunan Flyover Urip Sumoharjo.
Diketahui, lokasi yang berada di dua titik, yakni pertigaan Jalan Kimaja-Jalan Urip Sumoharjo dan di Jalan Sultan Agung, bakal mengalokasikan anggaran APBD 2020 sebesar Rp49 miliar. Sementara pihaknya juga sempat menungkapkan bahwa telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk pembebasan lahan.(Adi)








