Jembatan Gantung Dilabrak Banjir, Pelajar Terancam tak Sekolah

Redaksi

Minggu, 11 Maret 2018 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meningkatnya arus sungai menyeret jembatan gantung  yang menjadi andalan akses warga.

Meningkatnya arus sungai menyeret jembatan gantung yang menjadi andalan akses warga.

Pesawaran (Netizenku): Lantaran diguyur hujan lebat cukup lama, jembatan gantung penghubung dusun di Desa Karang Anyar, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran, terputus. Akibatnya ratusan siswa terancam tidak sekolah.

\”Jembatan itu satu-satunya akses bagi anak-anak di sini menuju sekolahnya. Kita pastikan beberapa waktu kedepan mereka tidak bersekolah, sampai ada solusi lain agar mereka bisa ke sekolah tanpa harus menempuh jarak yang jauh, misalnya memutar lewat jalan alternatif lain,\” kata Imron, warga Desa Karang Anyar, Minggu (11/3).

Baca Juga  Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

Dijelaskan Imron, putusnya jembatan gantung di desanya itu akibat diterjang banjir. \”Hujan hari ini lumayan cukup lama, sehingga aliran sungai meluap dan menyeret jembatan gantung,\” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Sementara diwaktu nyaris bersamaan bencana banjir juga melabrak kawasan Desa Batu Raja, Waylima. Penyebabnya lantaran air Sungai Way Padang Ratu meluap. Tak pelak limpahannya menggenangi Desa Batu Raja. \”Desa saya ini memang sudah jadi langganan banjir dari tahun ketahun. Tapi ya itu nggak pernah ada solusi. Padahal tanggul penangkis air sudah dibangun tapi banjir jojong aja nyamper saban musim hujan,\” keluh Nurul, warga setempat.

Baca Juga  BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Diutarakannya, meluapmya air sungai di Way Padang Ratu ini, akibat sungai yang ada mengalami pendangkalan, yang perlu dilakukan normaliasi sungai. \”Kondiai kali itu sekarang sangat dangkal. Jadi biar hujan sebentar aja, pasti banjir,\” tandasnya. (Soheh)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%

Selasa, 28 April 2026 - 14:32 WIB

Bidik Prestasi di Bandung, FGI Lampung Siapkan 6 Atlet Unggulan untuk Kejurnas Gimnastik 2026

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

Gaji ke-13 ASN Pemprov Lampung Cair Juni 2026, Anggaran Rp150 Miliar Disiapkan

Senin, 27 April 2026 - 22:10 WIB

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:43 WIB

Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal

Minggu, 26 April 2026 - 17:12 WIB

Purnama Wulansari Dukung Agita Nazara di Puteri Indonesia 2026

Minggu, 26 April 2026 - 17:04 WIB

Sinergi Sumbagsel, Mirza dan Tokoh Nasional Bersatu Percepat Pembangunan

Minggu, 26 April 2026 - 16:59 WIB

Wagub Jihan Ajak Ulama Mesir Perkuat Sinergi Pendidikan di Lampung

Berita Terbaru

Tersedia 10 armada (3 unit beroperasi tahap awal) dengan tarif Rp5.000 menggunakan sistem pembayaran non-tunai.(Foto: ist)

Bandarlampung

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:08 WIB

Lampung

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 22:10 WIB