Parosil : Jabatan Ini Kepercayaan Bukan Hak ASN

Redaksi

Rabu, 24 Juli 2019 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Kejutan pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Barat periode kedua sejak Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin dilantik sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah 12 Desember 2017, hanya terkait tidak dilantiknya Kasat Pol PP; padahal pada seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) sangat banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memperebutkannya.

Sementara enam pejabat yang diambil sumpahnya tidak ada kejutan, karena yang dilantik bupati di aula Kagungan kantor bupati Lampung Barat, Rabu (24/7) sebagai pejabat definitif, semuanya yang selama ini ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt).

Seperti Agus Basmar, Plt Kadis Perkebunan dan Peternakan, Yedi  Ruhyadi Plt Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Sugeng Raharjo Plt Kadis Penanaman Modal PTSP, Raswan Plt Kadis Sosial, Ronggur L Tobing Plt Kadis Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, dan Yudha Setiawan Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Pekon.

Baca Juga  Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Parosil yang melantik langsung keenam pejabat eselon II B tersebut, berharap seluruh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) harus jemput bola, mencari program ke pusat/kementerian, karena kalau hanya mengandalkan APBD tentu pembangunan akan berjalan lamban.

\”Semua yang dilantik masih mudah, tentu sangat energik, untuk itu harus rajin mencari anggaran/program ke pusat, karena sangat banyak program kementerian yang dapat menunjang percepatan pembangunan, jadi jangan hanya mengandalkan APBD,\” kata Parosil.

Parosil juga, berharap OPD di Lampung Barat untuk saling mendukung program, karena antara satuan unit kerja berkaitan, jangan ada ego sektoral, karena dalam membangun Lampung Barat harus dilakukan secara bersama-sama.

\”Semua pejabat yang dilantik sudah berpengalaman, jadi sudah tahu apa yang harus dilakukan selama diberikan kepercayaan, dan harapan saya seluruh OPD untuk membangun Lampung Barat secara bersama, tidak ada ego sektoral,\” ujarnya.

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

Kepada Kadis Pemberdayaan Masyarakat Pekon, bupati menekan untuk untuk mengentaskan 19 pekon tertinggal, Kadis Sosial harus memperketat verifikasi penerima PKH sehingga yang dapat betul-betul layak. Kadis Perkebunan dan Peternakan harus membantu petani mencarikan solusi terkait rendahnya harga kopi.

\”Saya minta semua kepala OPD harus \”Lari\”, menyusun program harus terintegrasi antar satuan kerja, jadi cita-cita kita mewujudkan Lampung Barat \”Hebat\” dengan masyarakat yang sejahtera, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan ingat ini bukan hanya keinginan bupati tetapi keinginan masyarakat Lampung Barat,\” jelasnya.

Pada kesempatan yang dihadiri sejumlah pejabat di Lampung Barat, Parosil berpesan, bahwa semua kepala OPD harus optimal dan transparan dalam menggunakan anggaran, disiplin dalam menjalankan tugas, pekak dengan keluhan masyarakat, dan ingat jabatan ini bukan hak ASN.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

\”Naik pangkat memang hak ASN, tetapi jabatan adalah kepercayaan pimpinan, jadi kepercayaan ini harus dipertanggungjawabkan dengan transparan dalam mengelola anggaran, disiplin dalam bekerja, serta harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan yang sangat penting adalah peka dengan kesusahan masyarakat,\” tandas Parosil.

Seperti di ketahui beberapa waktu yang lalu, Pemkab Lampung Barat melalui Panitia Seleksi melakukan lelang jabatan 7 jabatan eselon II B. Pada perkembangannya hanya enam yang sampai final. Karena menurut Sekkab Akmal Abdul Nasir, dari seluruh yang ikut untuk posisi Kasat Pol PP hanya dua peserta yang memenuhi nilai minimal.

\”Untuk Kasat Pol PP akan kita lakukan lelang ulang, karena berdasarkan hasil penilaian panitia seleksi, hanya ada dua yang dapat nilai sesuai standar. Sementara dalam persyaratan yang akan disampaikan panitia seleksi kepada bupati tiga besar,\” jelas Akmal. (Iwan)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Gubernur Mirza Apresiasi Helfi Assegaf, Sambut Kapolda Lampung Yustan Alpiani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Budiman AS Minta Kapolda Baru Lanjutkan Pemberantasan Narkoba di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PWI Tubaba Tegaskan Dukungan Penuh untuk Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:56 WIB