22 Tenaga Kesehatan Nusantara Diturunkan ke Pesibar

Redaksi

Jumat, 16 November 2018 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menerima 22 orang tenaga nusantara sehat dari Kementerian Kesehatan RI di ruang rapat Batu Gukhi, Jumat (16/11).

22 tenaga nusantara sehat itu akan bekerja selama dua tahun. Terdiri dari satu orang dokter, empat tenaga kesehatan keliling,empat tenaga kesehatan masyarakat, farmasi tiga orang,bidan dua orang, perawat satu orang, gizi tiga orang dan analis empat orang.

Ida Diana Sari, Peneliti Muda Badan Litbang Kementerian Kesehatan RI mengatakan,  nereka akan ditempatkan di daerah terluar, terdepan dan terpencil. Dibagi di tiga kecamatan yakni 10 orang di Kecamatan Pulau Pisang, tujuh di Bengkunat dan lima orang di Kecamatan Lemong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Rencananya selain mendapat gaji dari Kementerian Kesehatan, tenaga nusantara sehat akan mendapatkan insentif dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat sesuai dengan kriteria pendidikannya masing-masing,\” kata Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal saat memberikan sambutan.

Kepada wartawan bupati mengaku, kedepan setelah selesai melakukan tugas di Pesisir Barat, diharapkan tenaga nusantara sehat berkesinambungan.

\”Artinya dua tahun bertugas di Pesisir Barat mereka akan pulang,oleh sebab itu diharapkan keberadaan tenaga nusantara sehat diisi kembali, mengingat Pesisir Barat masih sangat kekurangan pegawai khususnya tenaga kesehatan atau tenaga medis,\” tutup Bupati.

Sementara itu, Ida Diana Sari mengungkapkan, dengan hadirnya tenaga nusantara sehat di Bumi Sai Batin dan Para Ulama diharapkan akses pelayanan kesehatan terhadap masyarakat khususnya di daerah terpencil meningkat dan semakin baik.(agus)

Berita Terkait

Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
Bumi Lebu Bercerita, Warga Bercanda, Begitulah Ngejalang Fest 2025 Adanya
Ngejalang Fest 2025, Bumi Lebu Pesisir Barat Siap Menyala!
Ngejalang Fest Bumi Lebu: Desa Mini, Budaya Maksimal dan Drama Pantun Tanumbang
Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Resmi Beroperasi di Pesisir Barat
Keluarga Karya Kartadilaga Pulang Kampung ke Pulau Pisang
Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Satgas TMMD Pasang Gorong-Gorong

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB