Terkendala Kuota Daring, Orang Tua Dukung PTM Terbatas

Redaksi

Senin, 13 September 2021 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus saat menjemput kedua anak kembarnya, Dava dan Devi, siswa kelas 6 SDN 1 Perumnas Way Halim, Kecamatan Way Halim, Senin (13/9). Foto: Netizenku.com

Agus saat menjemput kedua anak kembarnya, Dava dan Devi, siswa kelas 6 SDN 1 Perumnas Way Halim, Kecamatan Way Halim, Senin (13/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Agus (47) warga Jalur Dua Way Halim mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan protokol kesehatan ketat di sekolah.

Penghasilannya sebagai buruh tak cukup untuk membiayai dua anak kembarnya, Dava dan Devi, untuk membiayai pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah (dalam jaringan/daring).

“Kami terkendala kuota belajar daring, harus setiap bulan beli, kurang lebih Rp100 ribu untuk kuota. Paling thetring untuk hemat biaya,” kata Agus saat menunggu kedua anaknya pulang sekolah, Senin (13/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dava dan Devi, dua siswa kelas 6 SDN 1 Perumnas Way Halim, Kecamatan Way Halim, mulai mengikuti simulasi PTM terbatas di sekolahnya.

“Mereka ini kalau langsung tatap muka ketemu guru dan kawan-kawannya wawasannya lebih luas. Kalau di rumah kan cuma ketemu orang tua tapi karena pengaruh Covid-19 ini kita maklum juga,” ujar Agus.

Menurut ayah tiga anak ini, kedua anaknya itu tidak maksimal saat mengikuti belajar daring di rumah bila dibandingkan dengan belajar tatap muka di sekolah.

“Lebih bagus tatap muka tapi kita lihat perkembangan Covid-19 ini, mungkin kalau daring lagi juga tidak masalah. Cuma lebih bagus kalau tatap muka, lebih efisien,” kata dia.

Agus mengatakan sudah mempersiapkan kedua anaknya untuk mengikuti PTM terbatas di sekolah dengan protokol kesehatan ketat.

“Kita kasih tahu bagaimana belajar tatap muka di sekolah, misalnya jaga jarak, harus pakai masker,” tutup dia.

Terpisah, Kepala SDN 1 Perumnas Way Halim, Irawansyah, mengatakan pihak sekolah sudah mengimbau anak didiknya agar mengenakan masker dan membawa handsanitizer dari rumah.

“Anak-anak juga kita imbau tidak ada tukar menukar makanan, satu gelas tidak boleh dipakai bersama, pinjam meminjam alat tulis. Menyiapkan masker dan handsanitizer sendiri, membawa bekal makan dan minum, karena tidak ada istirahat,” kata dia. (Josua)

Baca Juga: PTM Terbatas, Orang Tua Diimbau Tak Menunggu Anak di Sekolah

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How To Be A Great Teacher”

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB