Siswa SMTI Terpapar Covid-19, Pemkot Tunda PTM Terbatas

Redaksi

Kamis, 3 Februari 2022 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat konferensi pers di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (3/2). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat konferensi pers di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (3/2). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemkot Bandarlampung kembali menunda pelaksanaan pembelajaran tatap mukanya (PTM) terbatas dengan protokol kesehatan ketat. PTM terbatas ditunda selama 14 hari sejak 7-21 Februari 2022.

Baca Juga: Tarik Ulur PTM Terbatas di Bandarlampung 

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana selaku Kepala Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 menjelaskan kegiatan belajar mengajar dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dalam jaringan (daring).

Baca Juga  Aisyiyah Siapkan Kader Perempuan Jadi Penggerak Pembangunan, Tubaba Dorong Kolaborasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan berat hati PTM yang akan dibuka 7 Februari kami tunda selama dua pekan ke depan karena kasus positif Covid-19 meningkat kembali,” ujar Eva Dwiana dalam konferensi pers di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (3/2).

Konferensi pers dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Juru Bicara Satgas Covid-19, dan Ketua Tim Yustisi Covid-19.

Baca Juga  Sekolah Rakyat Tubaba Siap Dibangun, 2.520 Anak Keluarga Kurang Mampu Bakal Dapat Pendidikan Gratis

Selain peningkatan kasus aktif Covid-19, lanjut Eva Dwiana, penundaan PTM terbatas di seluruh satuan pendidikan baik negeri maupun swasta disebabkan terjadinya penularan Covid-19 di Sekolah Menengah Teknik Industri (SMTI).

“Kemarin kami melakukan rapid tes antigen di SMTI dari 850 siswa yang dites terdapat 5 orang yang terpapar Covid-19,” kata dia.

Baca Juga: Peningkatan Kasus Covid-19 Hasil Testing dan Tracing 

Eva Dwiana menjelaskan Satgas Covid-19 telah melakukan penyemprotan disinfektan di SMTI untuk mencegah penularan Covid-19 dan melakukan rapid tes antigen kembali kepada siswa.

Baca Juga  Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen

Pada kesempatan tersebut Eva Dwiana mengumumkan kebijakan agar seluruh siswa SD dan SMP dinyatakan naik kelas atau lulus semua. (Josua)

Berita Terkait

Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD
Sekolah Rakyat Tubaba Siap Dibangun, 2.520 Anak Keluarga Kurang Mampu Bakal Dapat Pendidikan Gratis
Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen
Tubaba Gandeng Tel-U, Sulap Sampah dan ZISWAF Jadi Kekuatan Ekonomi Berbasis AI
Bukan Sekadar Bersih, Tubaba Ingin Ubah Kebiasaan Pelajar Peduli Lingkungan
Tubaba Bidik Zero Violence, Sekolah Diminta Jadi Benteng Perlindungan Anak

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB