Waspada, Gunung Anak Krakatau Terus Digempur Gempa Tremor

Avatar

Selasa, 2 Oktober 2018 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kalianda, Lampung. (Foto: Istimewa)

Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kalianda, Lampung. (Foto: Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Tercatat selama beberapa hari ini, Gunung Anak Krakatau mengalami gempa tremor terus menerus.

Bahkan terkadang, gunung berapi di Selat Sunda itu mengeluarkan lava pijarnya.

Gempa tremor adalah gempa yang bisa mengindikasikan adanya aktivitas vulkanik di gunung api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika gempa tremor terjadi, maka bisa diprediksi dalam beberapa jam selanjutnya gunung api akan segera meletus.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

\”Hanya tremor saja. Kita catatnya menerus, tremor menerus,\” kata Denny Mardiono, petugas Pos Pantau GAK, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Senin malam (1/10/2018).

Kegempaan Tremor di gunung berapi yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera masih terbilang tinggi. Meski begitu, status nya masih berada di level 2 atau waspada.

\”Aktivitas kegempaan Anak Krakatau, sampai dengan saat ini masih tinggi, dengan ditunjukkan masih terekamnya gempa tremor,\” terang Denny.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Dari pos pantau yang berjarak 42 km dari Anak Krakatau, petugas PVMBG menghimbau agar masyarakat, nelayan dan wisatawan, tidak beraktifitas dalam radius dua kilometer dari pantai.

\”Masyarakat di wilayah pantai harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunung Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami. Serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat,\” jelas Denny. (viv/lan)

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:39 WIB

Genjot Produksi Padi, Gubernur Lampung Dorong Modernisasi Pertanian di Mesuji

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:24 WIB

Puluhan Tahun Rusak, Pembangunan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Kini Pangkas Waktu Tempuh Jadi 5 Menit

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:09 WIB

Harlah Ke-28, PKB Lampung Gelar Pasar Murah di 100 Titik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Lampung Desak Pertamina Benahi Distribusi Solar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:40 WIB

Pangdam XXI/RI Tinjau Pembangunan KDKMP di Lampung Barat

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pangdam XXI/RI Tekankan Sinergi Sukseskan KDKMP

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:06 WIB

RSUD Abdul Moeloek dan KAI Perluas Layanan Kesehatan Lewat Rail Clinic

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Berita Terbaru

Bandarlampung

Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344

Minggu, 28 Jun 2026 - 12:59 WIB

Lampung Selatan

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Minggu, 28 Jun 2026 - 10:12 WIB

Lampung

Harlah Ke-28, PKB Lampung Gelar Pasar Murah di 100 Titik

Minggu, 28 Jun 2026 - 10:09 WIB