oleh

Warga Tanggamus Buronan Polsek Bogor

Tanggamus (Netizenku.com): Seorang pria bernisial FEB (23) warga Pekon Kedamaian Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus, dibekuk Tim Tekab 308 Polres Tanggamus.

FEB ditangkap sebagai pelaku pembunuhan oleh Polsek Cileungsi Bogor, Jawa Barat sesuai laporan polisi LP/A-817/VIII/2018/Jbr/Res Bgr/Sek Cileungsi tanggal 27 Agustus 2018.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mengungkapkan, penangkapan tersangka berdasarkan permintaan Polsek Cileungsi Polres Bogor terkait kejadian pembunuhan di wilayah hukumnya.

\”Atas permintaan Polsek Cileungsi dan berdasarkan hasil penyelidikan, Tekab 308 berhasil menangkap tersangka saat melintas di Jalan Raya Pekon Kerta Kotaagung Timur Tanggamus, Jumat (14/12) sekitar pukul 16.30 Wib,\” kata AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si didampingi Kanit Reskrim Polsek Cileungsi AKP Deden, SE di Mapolres Tanggamus, Sabtu (15/12).

Baca Juga  Polda Lampung Mutasi 147 Personelnya, 3 Kapolres Saling Tukar Posisi

Lanjutnya, dihari yang sama tersangka langsung diserahkan kepada Kanit Reskrim Polsek Cileungsi guna proses penyidikan lebih lanjut.\” Kanit Reskrim Polsek Cileungsi langsung menjemput ke sini dan langsung kami serahterimakan,\” tandasnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cileungsi AKP Deden menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Tanggamus khususnya Tekab 308 yang telah berhasil menangkap tersangka kasus pembunuhan.

\”Terima kasih kepada Polres Tanggamus khususnya Tekab 308, sehingga atas kerjasama selama ini dapat membantu menangkap tersangka,\” tutur AKP Deden.

Baca Juga  Yulistina Heryanti Menang Telak di Pilkakon Sinarsemendo

Ia juga menerangkan bahwa kasus kejahatan terhadap jiwa seseorang/pembunuhan itu terjadi pada hari Minggu 26 Agustus 2018 lalu sekitar pukul 18.30 Wib, di Jalan Perumahan Metlend Transyogi tepatnya samping kiri Mall Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor Jawa Barat.

\”Korbannya Dendi Dwi Yanto (24) alamat Bogor yang saat ditemukan menderita luka tusuk di bagian dada sebelah kanan. kemudian dibawa ke RS Hermina namun sudah dalam keadaan meninggal dunia,\” jelasnya.

Ia menegaskan, terhadap pelaku dipersangkakan pasal 338 KUHPidana. \”Ancaman maksimal 15 tahun penjara,\” pungkasnya.

Baca Juga  Tanggamus Berdayakan Siskamling Jelang Pemilu

Sementara itu, tersangka FEB sebelum diangkut ke Polsek Cileungsi mengakui semua perbuatannya melakukan penusukan. \”Benar, saya yang melakukan penusukan terhadap korban, sebabnya saat dia mabuk memaksa saya untuk minuman keras. Saya tolak tetapi dia memaksa dan memukuli saya, sehingga saya khilaf menusuk dadanya,\” tutur pria berbadan kecil itu.

Setelah pembunuhan itu, ia mengaku melarikan diri dengan berpindah tempat, pertama ke Tangerang selanjutnya pulang ke Kotaagung. Atas perbuatannya dia menyesali perbuatannya. \”Setelah menusuknya, saya kabur ke Tangerang, setelah itu pulang ke Kotaagung. Atas itu saya sangat menyesal,\” pungkasnya. (rapik)

Komentar