Warga Sidodadi Asri Gugat PTPN 7

Redaksi

Rabu, 4 Desember 2019 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan (Netizenku.com): Ratusan warga Sidodadi Asri, Jati Agung, Lampung Selatan dan puluhan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Raden Intan menggelar unjuk rasa.

Unjuk rasa dengan tema mimbar bebas yang digelar di area pasar desa pada Rabu (4/12), merupakan upaya warga dalam menolak ancaman penggusuran oleh pihak PTPN 7.

Dalam orasinya, Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Sidodadi Asri, Sumarno, mengajak seluruh warga Sidodadi Asri untuk kompak mempertahankan hak-hak yang terancam dikebiri oleh PTPN 7.

Baca Juga  Soroti Pajak Air Permukaan, DPRD Lampung Minta Pengawasan Perusahaan Diperketat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita semua harus kompak. Satu sakit, sakit semua. Semua warga harus melindungi satu sama lain dalam memperjuangkan hak-hak yang terancam diambil paksa oleh PTPN 7,\” ujar Sumarno.

Di lokasi yang sama, anggota PMII Komisariat Raden Intan, Sapriansyah, mengaku bahwa dirinya secara pribadi dan keorganisasian akan senantiasa mendampingi warga, hingga putusan benar-benar berpihak pada rakyat.

Baca Juga  Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan

\”Ancaman penggusuran dan sewenang-wenangnya sikap PTPN 7 tak bisa dibenarkan. Penggusuran hanya merusak tatanan sosial dan kesejahteraan bagi rakyat itu sendiri. Puluhan tahun warga mendiami tanah ini. Kami meminta agar pemerintah daerah hingga pusat dapat memberikan keadilan bagi rakyat Sidodadi Asri,\” tegas Sapriansyah.

Diketahui, konflik lahan antara warga Sidodadi Asri dan PTPN 7 sudah berlangsung sejak tahun 1973. Penggusuran paksa pun pernah terjadi di tahun 1981, dan 12 warga terpaksa mendekam di penjara tanpa peradilan selama 3 bulan, lantaran menolak ganti rugi yang dianggap tidak sesuai. (Adi)

Baca Juga  PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD
Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih
Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan
Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:27 WIB

Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:10 WIB

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:03 WIB

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:36 WIB

HUT RI ke-81, Pemkab Tubaba Ajak Masyarakat Ciptakan Suasana Kemerdekaan yang Meriah dan Khidmat Nuansa Merah Putih

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:01 WIB

Busroni Kawal Aspirasi Warga Gading Kencana soal Jalan dan Listrik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Tubaba Rancang Perlindungan Lingkungan 30 Tahun, Lewat RPPLH Tahun 2026-2056

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB