Warga di 2 Kelurahan Masih BAB Sembarangan

Redaksi

Minggu, 20 November 2022 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Masih banyak warga Kota Bandarlampung yang belum memiliki septic tank dan melakukan buang air besar sembarangan (BABS). Hal tersebut di ungkapkan oleh Sanitarian Puskesmas Kedaton.

 

Sanitarian Puskesmas Kedaton, Selvi Permatasari, mengatakan bahwa kelurahan kedaton dan penengahan di kecamatan kedaton, warganya masih melakukan BABS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Warga kedua kelurahan tersebut sebenarnya memiliki toilet, akan tetapi pembuangan tinja di alirkan ke sungai di samping mall boemi kedaton dan sungai dekat malam pahlawan,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Minggu (20/11).

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

 

Ia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan edukasi rutin melalui pembinaan sanitasi total berbasis masyarakat akan tetapi warga masih melakukan BABS dengan beragam alasan.

 

“Alasannya komplek banget, dari tidak memiliki biaya, tidak ada lahannya, dan mereka merasa tidak penting karena kebanyakan warganya masih banyak yang hanya menyewa di tempat tersebut. Mereka merasa sudah terbiasa seperti ini, dari tahun dulu, keluarga mereka sudah membuang kotoran mereka ke kali,” ungkapnya.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

 

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa sejak ia bekerja di Puskesmas Kedaton sampai saat ini progres masih belum ia rasakan di kecamatan tersebut.

 

“Sejak Tahun 2015 sampai saat ini, hanya bertambah satu warga yang tidak melakukan pembuangan BABS,” kata dia.

 

Ia menambahkan, pihaknya telah menyarankan kelurahan setempat untuk mengusulkan proposal pembangunan ipal komunal ke Dinas PU, akan tetapi terkendala tidak memiliki lahan hibah dalam pembangunannya.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

 

“Syarat untuk mengajukan ipal komunal itu harus memiliki tanah yang dihibahkan. Kami juga didukung dengan lurah-lurah yang baru, karena ada beberapa kelurahan yang memberikan punismen kepada keluarga yang belum memilki septic tank, maka tidak dapat mengurus keperluan di kelurahan,” tambahnya. (Luki)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB