oleh

Wali Kota Tanggung Biaya Pengobatan Perawat Puskesmas Kedaton

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung menanggung biaya pengobatan perawat Puskesmas Kedaton selama menjalani rawat inap di RSUD Abdul Moeloek Bandarlampung.

Wali Kota Eva Dwiana membesuk Rendi Kurniawan, perawat Puskesmas Kedaton yang menjadi korban pengeroyokan pada Minggu (4/7) dinihari.

“Kamu dirawat semuanya Pemkot yang bayar, sampai sembuh, jangan pulang sebelum kamu sembuh,” kata Eva Dwiana.

Wali Kota mendorong Rendi Kurniawan mengungkap pengeroyokan yang dialami dirinya kepada media dan aparat penegak hukum.

Baca Juga  Rahmawati Herdian Jabat Ketua Karang Taruna Bandarlampung 

“Kalau ditanya-tanya wartawan dan polisi, omongin apa adanya. Jangan ditutupi, ini pelajaran, sudah semena-mena, mau pejabat siapapun orangnya tak boleh. Kamu jangan takut,” tegas Eva Dwiana.

Baca Juga: Perawat Puskesmas Kedaton Dikeroyok Gegara Tabung Oksigen

Eva Dwiana menyesalkan tindakan kekerasan terhadap tenaga kesehatan sebagai garda terdepan di masa pandemi Covid-19. Dia memberikan dukungan moril kepada Rendi Kurniawan.

Baca Juga  Pemkot Bandarlampung Salurkan Bantuan ACT, Coca-Cola, dan LITB

“Tim medis ini kan kerja 24 jam. Tapi jangan kayak gitu dong, apalagi kalau Bunda ini selalu ngomong sama perawat-perawat medis ini layani dengan baik, dengan senyum. Kamu harus berani jangan takut,” ujar dia.

Eva Dwiana meminta bagi warga yang menjalani isolasi mandiri diharapkan melapor ke kelurahan untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga  Cak Imin: Pemuda Harus Refleksikan Perubahan Zaman Menjadi Gerakan

“Kalau isolasi mandiri lapor ke kelurahan pasti kita rawat, kita yang kasih makan, antarin obat, diperiksa, yang penting jangan malu,” ujar dia.

Selain menanggung biaya pengobatan, Eva Dwiana berjanji Pemkot juga akan memberikan pendampingan secara hukum terhadap korban.

“Oh iya, ada tambahan, Pemkot mendampingi proses hukum terhadap korban atas kasus ini,” kata dia. (Josua)

Komentar