Wali Kota Tanggung Biaya Pengobatan Perawat Puskesmas Kedaton

Redaksi

Minggu, 4 Juli 2021 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat membesuk Rendi Kurniawan, perawat Puskesmas Kedaton korban pengeroyokan di RSUD Abdul Moeoloek, Minggu (4/7). Foto: Dokumentasi

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat membesuk Rendi Kurniawan, perawat Puskesmas Kedaton korban pengeroyokan di RSUD Abdul Moeoloek, Minggu (4/7). Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung menanggung biaya pengobatan perawat Puskesmas Kedaton selama menjalani rawat inap di RSUD Abdul Moeloek Bandarlampung.

Wali Kota Eva Dwiana membesuk Rendi Kurniawan, perawat Puskesmas Kedaton yang menjadi korban pengeroyokan pada Minggu (4/7) dinihari.

“Kamu dirawat semuanya Pemkot yang bayar, sampai sembuh, jangan pulang sebelum kamu sembuh,” kata Eva Dwiana.

Wali Kota mendorong Rendi Kurniawan mengungkap pengeroyokan yang dialami dirinya kepada media dan aparat penegak hukum.

Baca Juga  Oksigen di Puskesmas dan Rumah Sakit Bandarlampung Mencukupi

“Kalau ditanya-tanya wartawan dan polisi, omongin apa adanya. Jangan ditutupi, ini pelajaran, sudah semena-mena, mau pejabat siapapun orangnya tak boleh. Kamu jangan takut,” tegas Eva Dwiana.

Baca Juga: Perawat Puskesmas Kedaton Dikeroyok Gegara Tabung Oksigen

Eva Dwiana menyesalkan tindakan kekerasan terhadap tenaga kesehatan sebagai garda terdepan di masa pandemi Covid-19. Dia memberikan dukungan moril kepada Rendi Kurniawan.

Baca Juga  Awal September, KA Kuala Stabas Lintas Tanjungkarang-Baturaja Uji Operasi

“Tim medis ini kan kerja 24 jam. Tapi jangan kayak gitu dong, apalagi kalau Bunda ini selalu ngomong sama perawat-perawat medis ini layani dengan baik, dengan senyum. Kamu harus berani jangan takut,” ujar dia.

Eva Dwiana meminta bagi warga yang menjalani isolasi mandiri diharapkan melapor ke kelurahan untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga  YKWS Bentuk Tim Pokja Program WASH in HCF di Bandarlampung

“Kalau isolasi mandiri lapor ke kelurahan pasti kita rawat, kita yang kasih makan, antarin obat, diperiksa, yang penting jangan malu,” ujar dia.

Selain menanggung biaya pengobatan, Eva Dwiana berjanji Pemkot juga akan memberikan pendampingan secara hukum terhadap korban.

“Oh iya, ada tambahan, Pemkot mendampingi proses hukum terhadap korban atas kasus ini,” kata dia. (Josua)

Berita Terkait

Kunjungi Sejumlah Pembangunan, Walikota Pastikan Semua Lancar
Begawi dan Bandarlampung Expo Dinilai Sesuai Ekspektasi
Pihak BRI Diduga Kuat Terlibat Kasus “Kredit Fiktif Gunung Sari”
Walikota Bandarlampung Raih Penghargaan dari Kemenkop UKM
Aprohan Saputra Jabat Plt Ketua IWO Lampung
Pemkot Catat 14.431 NIB terbit
400 Ruas Jalan Lingkungan Diperbaiki, Pemkot Respon Cepat Keluhan
126 Kelurahan Ikuti Lomba Masakan Tradisional Lampung

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:02 WIB

Pemprov Bakal Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan ke 79 di Kota Baru

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:43 WIB

Pj Gubernur Lampung: ASN Harus Memiliki Kemauan Untuk Maju

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:30 WIB

Pj Gubernur Lampung Dorong Pengembangan Subsektor Peternakan

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:40 WIB

Pj Gubernur Lampung Kukuhkan Mighrul Lappung Bersatu

Selasa, 16 Juli 2024 - 16:27 WIB

Pj Gubernur Lampung Dorong Komitmen Serius dalam Pengelolaan PKB dan BBNKB

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:16 WIB

Hingga Saat Ini Tidak Ditemukan Kecurangan PPDB di Lampung

Senin, 15 Juli 2024 - 15:43 WIB

Ombudsman Lampung Atensi Tidak Terjadi Perundungan Selama MPLS

Senin, 15 Juli 2024 - 15:39 WIB

Pj Gubernur Lampung Tinjau OJK dan Bank Lampung

Berita Terbaru

Pj Bupati Tubaba M Firsada, memberi arahan kepada para ASN di lingkup Pemkab setempat pada apel bulanan, Rabu (17/7/2024). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Sepekan, Tubaba Raih Berbagai Prestasi Tingkat Nasional

Rabu, 17 Jul 2024 - 20:39 WIB

Lampung Tengah

Tim Divkum Polri Pantau Implementasi HAM di Polres Lampung Tengah

Rabu, 17 Jul 2024 - 18:20 WIB