Walhi Minta Pemda Kaji Izin Tambang Batu di Tanjung Bintang

Redaksi

Kamis, 20 Januari 2022 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi pertambangan batu yang menggunakan bahan peledak di Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Rabu (19/1). Foto: Netizenku.com

Lokasi pertambangan batu yang menggunakan bahan peledak di Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Rabu (19/1). Foto: Netizenku.com

Salah satu warga setempat yang pernah bekerja di perusahaan tambang batu setempat mengatakan praktik tersebut sudah berlangsung lama.

“Kalau saat pengeboman terasa geger kayak gempa gitu, jelas terganggu. Sempat teriak-teriak sih kalau pas ngebom batu itu karena suaranya besar, tapi kami hanya bisa teriak-teriak dari jauh doang, kayaknya sih pakai dinamit Pak,” ujar dia di kediamannya, Rabu (19/1).

Tembok rumahnya banyak banyak yang retak dan hingga kini belum ada perbaikan dari pihak perusahaan PT Batu Makmur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Disdik Lamsel Ingatkan Warga Waspadai Calo SPMB

“Sebelum ada pengeboman mah enggak retak. Katanya ada kompensasi tapi belum ada ini, ada juga warga yang sudah katanya. Ada juga kompensasi beras 5 Kg,” kata pria tersebut.

Dia berharap perusahaan tambang tidak memakai bahan peledak karena dikhawatirkan menimbulkan longsor.

“Pemerintah maunya tegas jangan ada izin usaha buat ngeruk gunung. Kalau melanggar disanksi tegas dan cabut izinnya,” ujar dia.

Warga lainnya, seorang ibu rumah tangga juga menuturkan hal senada.

“Suaranya duar gitu, besar betul. Kalau ditanya terganggu ya jelas lah karena suaranya besar betul, kalau dinding rumah saya kebetulan enggak ada yang retak,” kata dia.

Baca Juga  Zita Anjani Kunjungi Anak Berisiko Stunting di Sidomulyo, Serahkan Bantuan dan Edukasi Keluarga

Bada, warga setempat yang melakukan perbaikan terhadap rumah yang terdampak aktifitas peledakan batu mengaku sedikitnya 20 rumah rusak telah diperbaikinya.

“Iya ini saya baru pulang perbaiki rumah warga yang retak-retak. Ada yang dikasih acian semen, ada yang kita kasih lem, kan dindingnya yang retak,” ujar dia.

Dia menuturkan aktifitas pengeboman gunung batu tersebut sudah berlangsung sejak 2019 di 15 titik.

“Terasa betul dentuman suaranya, karena mereka 15 titik ngebomnya, makanya sampai rumah warga retak,” kata dia.

Baca Juga  LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Humas PT Batu Makmur, Jahidin, menjelaskan pihaknya sudah memenuhi tuntutan warga.

“Sudah beres, semua rumah warga sudah diperbaiki dan warga juga sudah diberikan kompensasi sama perusahaan PT Batu Makmur,” kata dia.

Berdasarkan kesepakatan bersama warga, perusahaannya memberikan kompensasi berupa beras 5 Kg kepada warga. Kemudian titik pengeboman juga sudah dikurangi dari yang sebelumnya 15 titik menjadi 5 titik pada 4 Januari 2022 lalu.

“Semua beres karena sudah ada perjanjian warga yang disepakati bersama dan warga pun sudah temen kesepakatan itu,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Kapolres Lamsel Komitmen Perkuat Keamanan untuk Dukung Pariwisata dan Kesejahteraan Masyarakat
PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD
HUT Ke-81 RI, 422 WBP Lapas Kalianda Terima Remisi
HUT Ke-81 RI, Menara Siger Jadi Panggung Semangat Kemerdekaan dari Gerbang Selatan Sumatra
Putri Zulhas Rayakan HUT RI Bersama Warga Palas
Buka Akses Pendidikan Gratis, Bupati Egi Resmikan Ponpes dan SMP IT Muhammad Al-Fatih
Bupati Egi Dukung Lampung Selatan Jadi Bagian HPN dan Porwanas 2027
Lampung Selatan Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan dari Kemendagri

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:19 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:02 WIB