Wakil Menteri Dalam Negeri Kunjungan Kerja ke Kabupaten Pringsewu

Suryani

Sabtu, 28 Desember 2024 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendari, Bima Arya Sugiarto dalam Kunjungan Kerjanya di Kabupaten Pringsewu, Sabtu (28/12), Foto: Progres.co.id.

Wamendari, Bima Arya Sugiarto dalam Kunjungan Kerjanya di Kabupaten Pringsewu, Sabtu (28/12), Foto: Progres.co.id.

Pringsewu (Netizenku.com): Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pringsewu, Sabtu (28/12/2024) pagi. Pada kunjungan sungkat tersebut, Wamendagri meninjau saluran irigasi di Dusun Rejosari, Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, guna melihat dari dekat kondisi irigasi pertanian di wilayah setempat. Hal ini dalam rangka meningkatkan produksi pertanian sebagai bagian dari program swasembada pangan.

Setelah meninjau sarana irigasi di Pekon Lugusari, Wamendagri Bima Arya selaku Pelaksana Harian (Plh) Menteri Dalam Negeri didampingi Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan dan jajaran pemerintah daerah berdialog dengan para petani di Pekon Bumiratu.

Wamendagri mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan seluruh menteri untuk bersinergi dan fokus mewujudkan swasembada pangan. Selain itu, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan juga mempunyai strategi guna mewujudkan hal tersebut, dimana selain mencetak sawah juga fokus untuk memperbaiki daerah irigasi.

Baca Juga  DPD Pekat IB Pringsewu Berbagi Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam catatan kami di seluruh Indonesia ada hampir 3 juta hektar irigasi yang perlu dibantu dan ada anggaran dari Kemenko Pangan melalui Kementerian PUPR sekitar Rp 12 triliun untuk tahun depan bagi membantu agar irigasi itu bisa kembali mengalir,” katanya.

Dikatakan Bima Arya, setiap daerah memiliki masalah berbeda-beda, ada yang sudah konversi dan ada juga yang pintu airnya sudah jebol, dan ada yang mengalami sedimentasi. Ia mengaku bersyukur mendapatkan langsung informasi dari para petani terkait masalah air, diantaranya air yang tidak mengalir.

“Masalah disini akan kita angkat dan sampaikan saat rapat dengan Menko Pangan nanti untuk diprioritaskan. Jadi sekarang kami mendata, tolong Pak Bupati Pringsewu untuk segera disampaikan saja datanya, supaya tahun depan bisa diikutsertakan untuk yang dibantu. Ya, harusnya sih dibantu, karena ini kan kampung halamannya Pak Menko Pangan juga,” ujarnya.

Baca Juga  Pasca Banjir, Bupati Pringsewu Turunkan Alat Berat Bersihkan Drainase
Wamendagri Tinjau Irigasi di Kabupaten Pringsewu, Sabtu (28/12), Foto: Istimewa.

Sementara itu, Sugianto, petani setempat menyampaikan keluhannya, dimana saat musim hujan justeru para petani tidak mendapatkan air, dan ini terjadi sejak 2007 lalu, sebelum terbentuknya Kabupaten Pringsewu.

“Jadi permohonan kami kepada pemerintah, dengan adanya Bendungan Way Sekampung dan irigasi Way Tebu bagaimana upaya agar air bisa mengaliri lahan para petani. Inshaa Allah bisa swasembada pangan seperti pada tahun 1990-an,” harapnya.

Dalam pada itu, Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan mengatakan Kabupaten Pringsewu merupakan salah satu daerah penghasil beras di Provinsi Lampung, yang memiliki lahan sawah seluas 13.928 hektar yang tersebar di sembilan kecamatan. Lahan sawah tersebut terdiri dari sawah tadah hujan seluas 5.127 hektar dan sawah irigasi 8.801 hektar.

Baca Juga  PWI Pringsewu Berikan Penghargaan kepada Kapolres atas Sinergi Bersama Insan Pers

“Kami berharap pasokan air dari Bendungan Way Sekampung dapat menjangkau dan mampu memenuhi kebutuhan air para petani Pringsewu sehingga Pringsewu bisa menjadi salah satu lumbung pangan andalan strategis dalam penyediaan pangan nasional. Ini tentu tidak akan berhasil tanpa dukungan dan pendampingan dari semua pihak, baik pemerintah pusat, provinsi dan seluruh stakeholder terkait,” ujarnya.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Heri Iswahyudi beserta asisten dan kepala perangkat daerah terkait, tokoh masyarakat Pringsewu KH.Sujadi, serta para petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) setempat. (*)

Berita Terkait

Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak
Wabup Pringsewu Sidak Gedung Walet Berbau Menyengat, 30 Karung Bangkai Kelelawar Dievakuasi
Bupati Pringsewu Takziah ke Keluarga PMI Meninggal di Malaysia, Salurkan Bantuan
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak
KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 
Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan
Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik
Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB