Wakapolda Ajak Masyarakat Tubaba Tidak Golput

Redaksi

Kamis, 14 Maret 2019 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Wakapolda Lampung, Brigjen Polisi Teddy Minahasa menagaskan, masyarakat yang memiliki hak pilih dalam Pemilu 2019 (Pilpres dan Pileg) dan terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) namun memilih untuk golput bisa terkena sanksi pidana penjara maksimal 3 tahun dan denda sebesar Rp36 juta.

\”Sepanjang masyarakat tersebut mempengaruhi atau mengajak orang lain agar tidak memberikan hak pilihnya bahkan memberikan suatu imbalan tertentu kepadanya,\” kata dia saat memberikan tanggapan terkait diskusi Rumah Kita dengan tema \”Galpot Bukan Pilihan\” yang diselenggarakan Polres Tuba di Gedung Sesat Agung komplek Islamik Center Tubaba, Kamis (14/3).

Hal ini, lanjut dia berdasarkan amanah Undang-undang Pemilu Nomor 7 tahun 2017 khususnya pada pasal 515,\”Setiap orang yang dengan sengaja pada saat pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainya kepada pemilih supaya tidak menggunakan hak pilihnya dengan cara tertentu sehingga surat suaranya tidak sah, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak 36 juta rupiah\”.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Komit Pemerintahan yang Pro Rakyat

\”Pidana pemilu bisa disangkakan jika ketiga unsur tersebut benar-benar terpenuhi yakni dilakukan pada saat hari pemungutan suara. Kedua, dengan menjanjikan atau memberi uang atau materi lainnya. Ketiga, merusak surat suara sehingga menyebabkan surat suaranya tidak sah atau tidak bisa dihitung sebagai suara hasil pemilu,\”paparnya.

Wakapolda menambahkan, masyarakat yang memilih golput namun tidak mempengaruhi dan mengajak orang lain bahkan tidak memberikan imbalan tertentu tidak terkena pidana, bahkan dilindungi hak politiknya.

Baca Juga  Tubaba Sandang Nilai Tertinggi Korsupgah KPK dalam Manajemen ASN

\”Orang memilih golput itu ada tiga, satu golput tidak memilih karena kesadaran pribadi, kedua golput yang digerakkan orang lain untuk tidak memilih, dan ketiga golput tidak datang ke TPS karena terintimidasi. Jika memang tetap mau golput silahkan tetapi tetap datang ke TPS memastikan kalau surat suaranya tidak digunakan orang lain untuk kecurangan,\” terangnya.

Namun Wakapolda Lampung mengajak masyarakat khususnya dan Lampung Umumnya dapat memberikan hak politiknya pada Pemilu 2019 Rabu 17 April mendatang dengan datang ke TPS masing-masing dan memilih calon pemimpin yang dikehendaki.\”Ayo datang ke TPS salurkan hak pilih, guna menentukan pemimpin lima tahun kedepan baik Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/kota,\” pintanya.

Baca Juga  Kurang dari 24 Jam 2 Pelaku Curas Berhasil Diamankan Tekab 308 Polres Tulang Bawang

Sementara Bupati Tubaba, Umar Ahmad SP menargetkan partisipasi pemilih dikabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diatas 80 persen. \”Peserta Pemilu 2019 ini banyak, pasti mereka proaktif mengajak masyarakat/pemilih untuk menyampaikan hak pilihnya dengan datang ke TPS, disamping sosialisasi yang dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu sudah intens mengajak dan mensosialisasikan Pemilu 2019 ini,\” singkatnya. (Arie)

Berita Terkait

Sekdakab Tubaba Sampaikan Rancangan KUA PPAS APBD 2025 kepada DPRD
Adu Nasib, Puluhan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Tubaba
DPRD Tubaba Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Tahun 2023
Keji, Pasutri Diduga Lakukan Tindak Asusila ke Teman Pekerja
M Firsada Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar Kategori Transformatif
Kajari Tubaba Silaturahmi ke Balai Prof. Bagir Manan PWI
M Firsada Tegas Larang Judi Online bagi ASN dan Masyarakat Tubaba
Polres Tubaba Upacara Hari Bhayangkara ke-78 Secara Sederhana

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:50 WIB

Lampung Pemain Penting dalam Perdagangan Rempah Nusantara

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:02 WIB

Wujudkan Madrasah Bermutu, Dirjen Pendis Luncurkan KMA 450 Tahun 2024 di Lampung

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:35 WIB

Pemprov Lampung Lakukan Percepat Perekaman KTP Jelang Pilkada

Rabu, 10 Juli 2024 - 12:03 WIB

Mukhlis Basri Masuk Daftar Anggota Pansus Angket Pengawasan Haji DPR RI

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:15 WIB

Puluhan Buruh KSBSI Gelar Aksi Pemberlakuan UU Tapera

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:57 WIB

Pemprov Atensi Pengusaha dan Investor di Bidang Batu Bara Taat Aturan

Senin, 8 Juli 2024 - 16:25 WIB

Anggaran Realisasi Double Trak Besar, Pemprov Harap Bantuan Pusat

Senin, 8 Juli 2024 - 16:18 WIB

Jokowi Bakal Kunjungi Lampung Dalam Waktu Dekat

Berita Terbaru

(Foto: Emiten/Ilustrasi)

Bandarlampung

Pihak BRI Diduga Kuat Terlibat Kasus “Kredit Fiktif Gunung Sari”

Sabtu, 13 Jul 2024 - 20:57 WIB

Lampung Tengah

Lamteng Juara Umum Apkasi Otonomi Expo 2024

Sabtu, 13 Jul 2024 - 15:20 WIB

Prosesi ramah tamah malam pengesahan warga PSHT Lampung Barat angkatan 39 di Padepokan PSHT setempat, Jumat (12/7/2024) malam. (Iwan/NK)

Lampung Barat

PSHT Lambar Mengesahkan 837 Warga Baru Angkatan 39

Sabtu, 13 Jul 2024 - 11:35 WIB

(Foto: Ist)

Bandarlampung

Walikota Bandarlampung Raih Penghargaan dari Kemenkop UKM

Jumat, 12 Jul 2024 - 22:03 WIB

Lampung Barat

Jokowi dan Mukhlis Sejalan Kembangkan Produktifitas dan Kualitas Kopi

Jumat, 12 Jul 2024 - 18:42 WIB