oleh

Wabup Lambar: ASN Pungli, \’Ngapain\’ Dipertahankan

Lampung Barat (Netizenku.com): Soal masih maraknya dugaan pungutan liar (Pungli) di Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) lingkungan Pemkab Lampung Barat (Lambar), direspon dengan cepat oleh Wakil Bupati setempat, Mad Hasnurin.

Dirinya mengaku menyayangkan jika di era keterbukaan informasi dan  pemberantasan korupsi seperti saat ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) Lambar masih melakukan Pungli.

\”Ingat kini zaman keterbukaan informasi dan pemberantasan korupsi, jadi kalau masih ada pejabat atau ASN yang melakukan Pungli sudah tidak layak diberikan amanah,\” kata dia.

Pejabat atau ASN itu berkewajiban memberikan pelayanan terbaik dan cepat sehingga hak-hak yang masyarakat yang butuh pelayanan terpenuhi tanpa syarat, apalagi ASN bersangkutan sudah diberikan gaji.

Baca Juga  Parosil Sambut Baik Pokdar Kamtibmas Lambar

\”Ingat gaji yang kita terima setiap bulan itu, konsekuensinya kita harus bekerja dengan baik, bertanggungjawab tanpa mengharapkan imbalan, jadi saya pastikan oknum tersebut tidak layak untuk dipertahankan,\” ujar Pun Mad Hasnurin.

Untuk menciptakan efek jera bagi ASN atau pejabat nakal, Mad Hasnurin selaku wakil bupati berharap bagi masyarakat Lambar dari semua profesi termasuk ASN yang menjadi korban oknum pelaku Pungli untuk melaporkan secara langsung kepada bupati atau wakil bupati.

Baca Juga  328 Bacaleg Siap Berebut 35 Kursi DPRD Lambar

\”Kami terbuka bagi semua korban Pungli termasuk ASN dilingkungan Pemkab Lambar, jangan takut untuk lapor ke pak bupati atau saya, apabila terbukti pasti akan diberikan sanksi tegas,\” kata wakil bupati seraya meminta ASN Lambar tidak berlaku curang yang akibatnya memperburuk citra Pemkab Lambar.

Pun Mad Hasnurin yang merupakan pensiunan ASN ini, menilai pejabat yang berani melakukan kecurangan atau Pungli karena sudah terlalu lama duduk dalam satu jabatan, sehingga yang ada dalam pikirannya semua yang menjadi beban tugas akan dijadikan uang.

Baca Juga  Komunitas di Lambar Gelar Aksi Sosial Gempa Mamuju-Majeme

\”Kami akan melakukan evaluasi terhadap seluruh pejabat atau ASN di Lambar, karena apabila sudah duduk dalam satu jabatan dalam jangka panjang, yang ada dalam pikirannya, adalah menjadikan beban tugasnya sebagai ATM atau pundi-pundi uang, tidak ada keikhlasan untuk membantu sesama, bahkan teman seprofesi saja ikut menjadi lahan untuk mengumpulkan uang,\” beber Pun Mad Hasnurin.

Sekedar mengingatkan sejumlah ASN di Lambar mengeluhkan ulah oknum nakal di lingkungan Pemkab Lambar yang kerap meminta imbalan sejumlah uang kepada masyarakat yang mengurus administrasi. (Iwan)

Komentar