Wabup Lambar: ASN Pungli, \’Ngapain\’ Dipertahankan

Redaksi

Jumat, 3 Agustus 2018 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku.com): Soal masih maraknya dugaan pungutan liar (Pungli) di Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) lingkungan Pemkab Lampung Barat (Lambar), direspon dengan cepat oleh Wakil Bupati setempat, Mad Hasnurin.

Dirinya mengaku menyayangkan jika di era keterbukaan informasi dan  pemberantasan korupsi seperti saat ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) Lambar masih melakukan Pungli.

\”Ingat kini zaman keterbukaan informasi dan pemberantasan korupsi, jadi kalau masih ada pejabat atau ASN yang melakukan Pungli sudah tidak layak diberikan amanah,\” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

Pejabat atau ASN itu berkewajiban memberikan pelayanan terbaik dan cepat sehingga hak-hak yang masyarakat yang butuh pelayanan terpenuhi tanpa syarat, apalagi ASN bersangkutan sudah diberikan gaji.

\”Ingat gaji yang kita terima setiap bulan itu, konsekuensinya kita harus bekerja dengan baik, bertanggungjawab tanpa mengharapkan imbalan, jadi saya pastikan oknum tersebut tidak layak untuk dipertahankan,\” ujar Pun Mad Hasnurin.

Untuk menciptakan efek jera bagi ASN atau pejabat nakal, Mad Hasnurin selaku wakil bupati berharap bagi masyarakat Lambar dari semua profesi termasuk ASN yang menjadi korban oknum pelaku Pungli untuk melaporkan secara langsung kepada bupati atau wakil bupati.

Baca Juga  Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

\”Kami terbuka bagi semua korban Pungli termasuk ASN dilingkungan Pemkab Lambar, jangan takut untuk lapor ke pak bupati atau saya, apabila terbukti pasti akan diberikan sanksi tegas,\” kata wakil bupati seraya meminta ASN Lambar tidak berlaku curang yang akibatnya memperburuk citra Pemkab Lambar.

Pun Mad Hasnurin yang merupakan pensiunan ASN ini, menilai pejabat yang berani melakukan kecurangan atau Pungli karena sudah terlalu lama duduk dalam satu jabatan, sehingga yang ada dalam pikirannya semua yang menjadi beban tugas akan dijadikan uang.

Baca Juga  Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

\”Kami akan melakukan evaluasi terhadap seluruh pejabat atau ASN di Lambar, karena apabila sudah duduk dalam satu jabatan dalam jangka panjang, yang ada dalam pikirannya, adalah menjadikan beban tugasnya sebagai ATM atau pundi-pundi uang, tidak ada keikhlasan untuk membantu sesama, bahkan teman seprofesi saja ikut menjadi lahan untuk mengumpulkan uang,\” beber Pun Mad Hasnurin.

Sekedar mengingatkan sejumlah ASN di Lambar mengeluhkan ulah oknum nakal di lingkungan Pemkab Lambar yang kerap meminta imbalan sejumlah uang kepada masyarakat yang mengurus administrasi. (Iwan)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Kamis, 24 September 2026 - 18:58 WIB

Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional

Selasa, 22 September 2026 - 19:14 WIB

Sopir di Pringsewu Gelapkan Uang Setoran Penjualan Ayam Rp50,4 Juta

Senin, 21 September 2026 - 16:57 WIB

Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi

Berita Terbaru