Jokowi dan Mukhlis Sejalan Kembangkan Produktifitas dan Kualitas Kopi

Leni Marlina

Jumat, 12 Juli 2024 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Perintah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), kepada Menteri Pertanian untuk meningkatkan perhatian kepada kopi, menjadi jawaban perjuangan Ketua Dewan Kopi Indonesia Daerah (Dekopinda) Lampung, Mukhlis Basri.

Dikonfirmasi usai mendampingi Jokowi panen raya kopi di Pekon Kembahang, Batubrak, Lampung Barat, Jumat (12/7/2025), Mukhlis Basri, mengaku yakin produktifitas dan kualitas kopi Lampung Barat akan terus meningkat, apalagi kalau pemerintah pusat telah memberikan perhatian lebih.

“Saya secara pribadi konsen memperjuangkan kehidupan petani kopi di Lampung, terutama Lampung Barat yang menurut presiden penghasil kopi terbesar di Indonesia, yang luasnya mencapai 60 ribu hektar,” kata Mukhlis.

Baca Juga  Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini kata Mukhlis, yang telah dia lakukan untuk peningkatan kesejahteraan petani kopi, dengan mengajak puluhan petani belajar ke Vietnam saat dirinya bupati Lampung Barat, sekarang sebagai ketua Dekopinda Lampung perjuangan tersebut terus berlanjut.

“Dulu, produktifitas kopi di Lampung Barat hanya sekitar satu ton perhektar, kualitasnya kalah dari daerah lain, setelah kita belajar ke Vietnam saat ini sudah mencapai 3 ton/hektar, kualitas pun semakin baik, salah satu yang kita kampanyekan menjemur kopi tidak langsung di tanah,” kata dia.

Baca Juga  Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI

Tadi pak presiden telah menyampaikan, kata anggota komisi 1 DPR RI tersebut, akan menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi, serta akan membangun industri turunan kopi, sehingga akan berpengaruh positif terhadap terjaganya harga kopi di pasaran.

“Kami yakin kalau ketersediaan pupuk terjamin, produktifitas akan naik, sesuai harapan pak presiden, kualitas akan terjaga dengan banyaknya penyuluhan bagaimana menghasilkan biji kopi terbaik, petani akan sejahtera dengan harga seperti saat ini Rp70/kilogram, dan apabila tumbuh industri turunan kopi akan menyerap tenaga kerja, dan pemerintah akan mendapatkan sumber PAD,” tandasnya. (Iwan)

Baca Juga  POP III Lampung Barat Jadi Ajang Persiapan Porprov 2026

Berita Terkait

Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung
POP III Lampung Barat Jadi Ajang Persiapan Porprov 2026
Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB