Usai Bertemu Menko Perekonomian, DPRD Lampung Komitmen Kawal Empat Solusi Tata Niaga Singkong

Suryani

Kamis, 18 September 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Provinsi Lampung mengungkapkan komitmen mengawal hasil pertemuan dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, terkait menyelesaikan tata kelola singkong hingga tapioka.

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, menyebut terdapat 4 langkah strategis dari hasil pertemuan dengan Menko bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan sejumlah bupati di Lampung, di Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Giri menyebut, ketika terealisasi, langkah strategis tersebut akan berdampak positif dan meningkatkan sejahtera petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, soal harga singkong dan produk turunannya, khususnya tepung tapioka, menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama DPRD.

Baca Juga  Wali Kota Lepas Kontingen Jamnas XII Kwarcab Bandar Lampung

Giri mengatakan, penyelesaian tata niaga ubi kayu dan produk turunannya menjadi rumit lantaran melibatkan banyak pihak.

“Masalah ubi kayu ini wewenangnya di Kementerian Pertanian dan Kemenko Pangan, sedangkan tepung tapioka di Kementerian Perdagangan dan Kemenko Perekonomian. Jadi, ada perbedaan regulasi harus disinkronkan,” kata Giri Akbar, Kamis (18/9/2025).

Menurut Giri, saat mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berdiskusi dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, lahir empat kesepakatan penting.

Pertama, pembatasan impor tapioka melalui pengaturan larangan terbatas. Impor hanya oleh produsen yang mendapat rekomendasi Kementerian Perindustrian.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Kedua, penerapan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sementara selama 200 hari sebagai safe guard tambahan untuk impor tapioka.

Ketiga, penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) ubi kayu melalui keputusan Menteri Pertanian dan HET tapioka melalui keputusan Menteri Perdagangan.

“Keempat, pengawasan langsung di lapangan oleh Kementerian Perdagangan terkait standar alat ukur kadar aci dan timbangan di pabrik,” jelas Giri.

Disinggung soal kebijakan ini bisa berjalan, Giri menyebut penerapan safe guard permanen butuh waktu sekitar lima bulan.

Baca Juga  Pemkot Distribusikan Air Bersih ke Warga Teluk Betung Timur

Namun, kata ia, pemerintah pusat memberi opsi sementara berupa penetapan biaya masuk tambahan agar dampak bisa segera petani rasakan.

“Kita berharap satu sampai dua bulan ke depan, kebijakan ini sudah berjalan sehingga pada musim panen raya petani Lampung bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD bersama pemerintah provinsi akan terus mengawal proses ini.

“Masalah singkong cukup besar karena itu kita semua harus berupaya mencari solusi terbaik. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar langkah ini lancar,” pungkasnya. (Rls)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:45 WIB

Disdik Lampung Perkuat Pengawasan Siswa Cegah Keterlibatan Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Lampung Permudah Peminjaman Aset melalui Aplikasi SIMASTER

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WIB

NTB Studi Tiru Program Desaku Maju di Lampung

Selasa, 29 September 2026 - 19:54 WIB

Gubernur Mirza, Kebersamaan Jadi Kekuatan Pembangunan Lampung Barat

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Rabu, 30 Sep 2026 - 20:05 WIB