UPTD PPPA Balam Optimalisasi Pelayanan

Luki Pratama

Minggu, 31 Maret 2024 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tengah Kepala Dinas PPPA Lampung, Maryamah, paling kanan, Ka UPTD PPPA Lampung, A Prisnal.

Tengah Kepala Dinas PPPA Lampung, Maryamah, paling kanan, Ka UPTD PPPA Lampung, A Prisnal.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala UPTD, Kota Bandarlampung, A Prisnal, mengklaim telah melakukan optimalisasi pelayanan terhadap kasus perempuan dan anak di Kota Tapis Berseri.

Optimalisasi tersebut, terang dia, tidak terlepas dari Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, yang memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak.

Prisnal menjelaskan bahwa langkah-langkah optimalisasi tersebut melibatkan rapat kolaboratif antara Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) serta UPTD PPPA Kota Bandarlampung dengan tim bantuan hukum dan ahli profesi.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka melakukan bedah kasus untuk melayani laporan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan kasus kekerasan terhadap anak, serta menjalin kerjasama dengan psikolog dan jejaring mitra kerja seperti Komnas Anak Kota Bandarlampung.

“Sesuai dengan visi Walikota Eva, kami bergerak cepat ketika mendengar kasus, dengan tujuan menciptakan Bandarlampung Ramah Anak,” ujar Prisnal kepada Netizenku.com, Minggu (31/3).

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Kendati terdapat peningkatan kasus yang signifikan yang ditunjukan berdasarkan data UPTD PPPA. Tercatat pada tahun 2023 terdapat 32 kasus kekerasan terhadap anak

Sedangkan pada tahun 2024, baru menginjak Januari hingga Maret telah terdapat 20 kasus kekerasan terhadap anak.

Namun menurutnya itu membuktikan bahwa masyarakat Kota Bandarlampung lebih terbuka lantaran berani melapor ketika menjadi korban kekerasan.

“Semua kasus itu sudah tertangani,” tegasnya.

Berdasarkan penuturannya, terdapat kendala yang membuat kasus kekerasan perempuan dan anak di Kota Bandarlampung tidak ditangani pihaknya, namun malah ditangani Pemprov Lampung.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Kendala tersebut, jelasnya, berupa ketika korban melapor ke kepolisian. Pihak kepolisian merujuk korban melakukan visum ke RSUD Abdul Moeloek yang membuat kasus tersebut otomatis di limpahkan terhadap Pemprov Lampung.

“Sudah kita komunikasikan. Semoga nantinya pihak kepolisian dapat merujuk langsung ke RSUD dr. A. Dadi Tjcokrodipo,” tutupnya. (Luki)

 

Berita Terkait

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:35 WIB

Lampung Selatan Raih Juara 2 Nasional Creative Financing 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:15 WIB

Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Fokus Pembinaan dan Prestasi

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Senin, 13 April 2026 - 19:21 WIB

PDAM Tirta Jasa Lampung Selatan Raih TOP BUMD Awards 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 15:39 WIB

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:37 WIB

Dukung Pariwisata Lamsel, Aburizal Bakrie dan Zulkifli Hasan Kunjungi Grand Elty

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Lamsel Bantah Isu PHK Massal PPPK

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:05 WIB

Kehadiran Bupati Egi Warnai Buka Puasa PWI Lampung Selatan

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 22:10 WIB