Menikmati Wisata Gunung Perahu Bandarlampung Hanya Bayar Pakai Sampah Plastik

Redaksi

Minggu, 8 Desember 2019 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wisatawan yang tengah berfoto di salah satu spot selfie Bukit Perahu, Kedaton, Bandarlampung.

Foto: Wisatawan yang tengah berfoto di salah satu spot selfie Bukit Perahu, Kedaton, Bandarlampung.

Bandarlampung (Netizenku.com): Warga Sidodadi, Kedaton, Bandarlampung, memiliki cara unik menyindir pemerintah yang lengah dalam mempertahankan bukit dan mengatasi sampah.

Pasalnya warga yang mengatasnamakan Asido, yang merupakan singkatan dari Anak Sidodadi itu bergotong royong membangun destinasi wisata alam ramah lingkungan.

Wisata yang berlokasi di bukit perahu di wilayah yang tidak jauh dari pusat kota tersebut bernuansa go green dan edukatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk dapat menikmati wisata ini pun sangat menarik. Bukan hanya sekedar murah, wisatawan tidak perlu mengeluarkan uang. Sebab, hanya perlu membayar dengan sampah plastik wisatawan dapat menikmati berbagai spot foto dan berbagai fasilitas yang menarik.

Baca Juga  Bendungan Marga Tiga Belum Beroperasi, DPRD Lampung Soroti Peresmian Seremonial

\”Jadi cara masuk pengunjung nantinya hanya dengan tiket sampah, jadi sampah botol plastik dan tanpa bayar. Di dalam ada budidaya lebah langsep, ada taman baca dan selfie,\” ujar Kordinator Asido, Tadeus Sinto, Minggu (8/12).

Destinasi wisata ini sangat direkomendasikan bagi masyarakat yang ingin menikmati liburan di akhir pekan bersama keluarga. Ditambah lagi, nuansa alam yang dapat dicengkrama di wisata ini menjadi bonus tersendiri dalam menikmati keindahan Kota Tapis Berseri.

Baca Juga  Pengangkatan Petugas MBG Jadi Pegawai Negara, DPRD Lampung Soroti Nasib Guru Honorer

Selain spot foto, wisata ini juga bernilai sebagai wisata edukatif. Guna mendorong budaya literasi warga Sidodadi juga membangun sebuah taman baca di lokasi tersebut. Bahkan wisatawan juga berkesempatan melihat langsung proses budidaya lebah madu.

\”Ini calonnya untuk edukasi dan pelatihan. Kalau kemarin sempat viral bukit longsor, nah ini lah yang kita usahakan untuk dilindungi. Kami juga ingin bagaimana masyarakat memiliki kesadaran dalam pentingnya bahaya sampah plastik,\” jelas Sinto.

Sejauh ini, dalam kurung waktu dua bulan terakhir puluhan pemuda setempat secara griliya membangun wisata siang dan malam secara sukarela. Ditargetkan Januari awal mendatang dapat segera diresmikan.

Baca Juga  Praperadilan Nuryadin Ditolak PN Tanjungkarang, Penyidikan Dinyatakan Sah

\”Sejauh ini kita sudah dua bulan. Target kita Januari awal sudah dapat diresmikan. Tapi sudah mulai banyak kok sore yang datang ke sini. Dan kita persilahkan,\” kata Sinto.

Sinto mengungkapkan, wisata unik ini belum mendapatkan sentuhan dari pemerintah. Meski mendapatkan berbagai tawaran kerjasama, warga setempat menolak bantuan-bantuan yang bersifat memikat.

\”Kalau dana kita swadaya sampai sekarang, kalau dana pemerintah sifatnya APBD kita belum mau terima mau gimana wujudnya. Tapi kalau misalkan berbentuk hibah kita pasti terima dengan baik,\” ungkapnya. (Adi)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI
Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Jadi Tuan Rumah PIN Papdi 2027
Andi Robi Diperiksa BK DPRD Lampung Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik
HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital ‎
DPRD Lampung Tekankan Peran Strategis Pertanian dalam Pertumbuhan Ekonomi
PKB Lampung Resmi Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2026–2030
Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung
Pemprov Lampung Bersama Pemkot Gelar Aksi Kebersihan di Pulau Pasaran

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Senin, 9 Februari 2026 - 23:47 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Jadi Tuan Rumah PIN Papdi 2027

Senin, 9 Februari 2026 - 19:06 WIB

Andi Robi Diperiksa BK DPRD Lampung Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Senin, 9 Februari 2026 - 15:04 WIB

HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital ‎

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

DPRD Lampung Tekankan Peran Strategis Pertanian dalam Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:13 WIB

Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:50 WIB

Pemprov Lampung Bersama Pemkot Gelar Aksi Kebersihan di Pulau Pasaran

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:28 WIB

Bidik Kemenangan Pemilu 2029, Chusnunia Chalim Siap Melantik 100 Lebih Pengurus PKB Lampung

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Senin, 9 Feb 2026 - 23:55 WIB