Unggul Versi Quick Count Rakata, Dewi Ajak Masyarakat Tanggamus Bersatu

Redaksi

Rabu, 27 Juni 2018 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): \”Kita adalah Tanggamus, Tanggamus adalah kita!! Merdekaaaa..!!!!\”. Itulah kalimat pamungkas yang disampaikan Hj. Dewi Handajani, S.E., M.M. saat menutup konferensi pers dengan para awak media di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang PDI-P Tanggamus Pekon Kampungbaru, Kecamatan Kotaagung Timur, Rabu (27/6) malam.

Pasangan Bupati-Wakil Bupati Tanggamus terpilih versi hitung cepat Rakata Institute, Dewi Handajani – AM. Syafe\’i (DE-SA) ini, langsung mengadakan konferensi pers. Hal itu setalah pasangan DE-SA dinyatakan unggul dari pasangan nomor urut 2, Samsul Hadi-Nuzul Irsan (SAM-NI) versi quick count (QC) Rakata Institute.

Rakata Institute menyebutkan, Pasangan DE-SA berhasil mengantongi suara 54,05%. Perolehan tersebut unggul 8,1% atas Pasangan SAM-NI yang hanya mendapatkan suara 45,95%. Updating terakhir dilakukan pukul 17.55 WIB, Rabu malam, dengan data masuk 100%. Tingkat partisipasi pemilih 70,64%. Pun demikian, Rakata menegaskan, bahwa data tersebut bukan merupakan hasil resmi Komisi Pemilihan Umum Tanggamus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengawali mukadimah di malam yang membahagiakan ini, Dewi Handajani serta Syafe\’i tiada henti mengucapkan rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa dan berima kasih pada seluruh masyarakat Tanggamus. Kemudian ungkapan terima kasih pada para ketua partai politik pengusung yang tergabung dalam Koalisi Gotong Royong, para tim sukses, relawan, hingga simpatisan.

\”Ini bukan hanya kemenangan Dewi Handajani dan Syafe\’i, namun kemenangan seluruh masyarakat Kabupaten Tanggamus. Syukur pada Allah SWT. Kami sangat berterima kasih pada seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Terima kasih atas kerja keras serta doa kalian semua,\” ungkap Bunda Dewi — sapaan akrabnya disambut dengan riuh-rendah tepuk tangan seluruh pendukung yang hadir.

Istri mantan Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan, S.T. itu menegaskan, bahwa sudah saatnya masyarakat Tanggamus kembali bersatu. Sudah tidak ada lagi beda-beda pilihan.

\”Apalagi sampai saling caci-maki antara masing-masing pendukung. Mulai malam ini, kita sudah harus kembali bersatu menjadi Tanggamus yang utuh dan solid. Kita adalah Tanggamus dan Tanggamus adalah kita,\” ajak Dewi Handajani.

Konferensi pers Pasangan DE-SA Rabu malam, juga dihadiri istri Syafe\’i serta Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Tanggamus Hi. Burhanudin Noer selaku partai pengusung. Lalu para ketua parpol Koalisi Gotong Royong sebagai partai-partai pendukung, Paslon DE-SA. Yaitu Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Tanggamus Heni Susilo, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKPI Tanggamus Robinson, Ketua DPD Partai Amanat Nasional Tanggamus Tedi Kurniawan, Ketua DPD Partai NasDem Tanggamus Amrullah El Hakim, dan Anggota DPRD Tanggamus Fraksi PAN Buti Kuryani.

Dewi: Quick Count Bukan Hasil Akhir

Terhadap seluruh pendukung dan simpatisannya, Dewi Handajani menegaskan bahwa hasil quick count bukanlah keputusan resmi. Namun saat ini, tugas dari tim Pasangan DE-SA adalah mengawal proses penghitungan agar tidak berubah dari hasil hitung cepat.

\”Hasil quick count belum resmi, sesuai aturan yang ada. Tapi ini sebagai barometer, yang membuahkan hasil bahwa Pasangan DE-SA mendapatkan suara terbaik,\” ungkap Dewi diamini Syafe\’i.

Sementara itu, Syafe\’i menambahkan, kebersamaan masyarakat Tanggamus yang membangun lebih maju ke depan itulah yang diwujudkan.

\”Memperoleh suara terbanyak meski hanya versi hitung cepat, tidaklah mudah. Namun untuk mewujudkan menjalankan roda pemerintahan lebih sulit. Untuk itu kami akan berusaha yang terbaik demi Kabupaten Tanggamus,\” tandas mantan Anggota DPRD Tanggamus itu. (Rapik)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB