Tradisi Ziarah Kubur Buat “Untung” Pedagang Bunga

Luki Pratama

Sabtu, 9 Maret 2024 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambaran ziarah di pemakaman Kebon Jahe. Foto: Niko.

Gambaran ziarah di pemakaman Kebon Jahe. Foto: Niko.

Bandarlampung (Netizenku.com): Menjelang bulan suci Ramadhan, tradisi ziarah kubur menjadi momen yang dinanti-nanti. Tak hanya bagi peziarah, tradisi ini juga membawa berkah bagi para tukang bunga.

Seperti di pemakaman Kebon Jahe, Enggal, Bandarlampung, terlihat banyak peziarah yang datang untuk mendoakan sanak saudara yang telah meninggal dunia. Hal ini membuat permintaan bunga meningkat drastis, sehingga keuntungan para tukang bunga kecipratan rezeki.

Bella, salah seorang tukang bunga di pemakaman Kebon Jahe, mengatakan bahwa keuntungannya bisa meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan hari biasa.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, menjelang Ramadhan ini penjualan bunga saya meningkat pesat. Sehari bisa untung hingga Rp500 ribu, padahal biasanya hanya Rp100-200 ribu,” ujar Bella, Sabtu (9/3).

Ia mengaku tradisi ziarah kubur ini merupakan momen yang sangat dinantikannya lantaran pada saat itu penghasilannya dapat meningkat secara drastis.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

“Ini adalah kesempatan bagi saya untuk meningkatkan penghasilan dan membantu keluarga,” imbuhnya.

Salah satu Peziarah yang membeli bunga, Yanto, mengatakan bahwa ia selalu menyempatkan waktu setiap tahun menjelang bulan puasa atau hari raya idul fitri untuk mendoakan keluarganya yang sudah meninggal dunia.

“Momen seperti ini saya bersama keluarga pasti menyempatkan waktu untuk mendoakan makam keluarga kami baik orang tua maupun saudara kami yang sudah meninggal dunia,” kata dia.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Peziarah Lainnya, Yanti, pun mengucapkan harapannya. Ia berharap bulan Ramadhan dan Idulfitri ini ramai.

“Ya mudah-mudahan kita dijauhkan dari musibah seperti Covid19 kemarin, karna dampak nya sangat terasa apalagi bagi kami orang dengan ekonomi ke bawah,” tutupnya. (Niko) 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:39 WIB

Jaga Identitas Daerah, Gubernur Lampung Komit Lestarikan Kebudayaan Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jihan Nurlela Ajak Peserta PKN II Sumsel Gali Inovasi di Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 18:03 WIB

Kawal Aspirasi Warga, DPRD Lampung Teruskan Hasil Diskusi BPN Terkait Waydadi ke Pemprov

Senin, 8 Juni 2026 - 15:14 WIB

Hadiri Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri, Jihan Ajak Lulusan Kembali Bangun Daerah Asal

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Wahrul Fauzi Silalahi Masuk Radar Calon Ketua Karang Taruna Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:45 WIB

SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:47 WIB

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Berita Terbaru