Tradisi Kebakaran:  Api yang Tak Kunjung Padam dari Bisnis Solar

Ilwadi Perkasa

Sabtu, 12 Juli 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tradisi Kebakaran:  Api yang Tak Kunjung Padam dari Bisnis Solar

Tradisi Kebakaran:  Api yang Tak Kunjung Padam dari Bisnis Solar

Di Lampung, kebakaran gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal telah menjadi semacam tradisi. Hari ini terbakar, besok-besok terbakar di tempat lain. Api yang berkobar di lokasi yang dibanjiri solar sepertinya tidak mudah dipadamkan. Namun, yang lebih sulit dipadamkan adalah keberanian oknum-oknum yang mengelola gudang-gudang ilegal ini.

Mereka yang seharusnya menjaga keamanan dan ketertiban, malah menjadi pemain dari bisnis ilegal ini. Setiap terjadi kebakaran, para petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api hingga memakan waktu berjam-jam. Bolak-balik mengisi tengki air, menyemburkan air dari garis paling depan. Warga sekitar panik, berlarian sambil menangis. Tanpa air mata yang cepat mengering akibat suhu panas di lokasi.

Pemandangan begini sudah terbiasa di sini. Sebab, sudah sering ‘banget’ terjadi. Kemarin, Jumat (11/7/2025), pukul 11.00 WIB, ‘tradisi’ kebakaran akibat penimbunan solar terjadi di Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Sebelumnya terjadi di Jalan Ikan Kembung, RT 046, LK III, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan pada Kamis (13/6/2025). Sebelumnya lagi di Dusun IV, Kampung Bumikencana Kecamatan Seputihagung, Kabupaten Lampung Tengah. Di sana ada yang mati.

Lalu juga pernah terjadi di Kelurahan Keteguhan Bandarlampung pada Selasa (5/11/2024). Setelah semua ini, di mana lagi? Apakah kita akan terus menyaksikan kebakaran-kebakaran ini? Apakah kita akan terus membiarkan oknum-oknum ini beraksi?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita perlu bertanya pada diri sendiri, apa yang salah dengan sistem kita? Mengapa kebakaran-kebakaran ini terus berulang? Apakah kita tidak belajar dari pengalaman sebelumnya? Kita perlu mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, dan kita perlu bertindak untuk mencegah kebakaran-kebakaran ini terus berulang.

Berita Terkait

Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
Di Bawah Larangan Kembang Api, Dini Menjajakan Harapan di Ujung Tahun
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: “Cemomot” dari APBD ke BUMD, Jejak Korupsi Terbuka
Ekonomi Tumbuh, Upah Tertahan: Lampung Kalah Berani dari Sumatera Lain
Tahun Baru di Bawah Bayang Siklon: Lampung Diminta Waras di Tengah Euforia
Ekonomi Lampung dan Ilusi Stabilitas (Bagian 3in3)
Kadalistik Kebijakan dan Produksi Citra di Lampung (Bagian 2 in 3)
Penghargaan dan Anomali Fiskal Lampung (Bagian 1 in 3)

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:53 WIB

SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:43 WIB

Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33 WIB

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:29 WIB

Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terbaru