Tolak Kenaikan BBM, Aliansi Mahasiswa Lampung \’Kuliahi\’ Dewan

Redaksi

Kamis, 12 April 2018 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lampung, datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung untuk melakukan \’Kuliah Umum\’.

Jendral Lapangan Aliansi Mahasiswa Lampung, Muhammad Fauzul Adzim mengatakan, kedatangan mereka ke kantor DPRD kali ini untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan kajian yang telah dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Lampung terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Provinsi Lampung.

\”Kuliah umum ini hanyalah judul besarnya saja, karena pada prinsipnya, kami memindahkan perkuliahan mahasiswa dari yang biasanya di fakultas ke kantor DPRD Provinsi. Kita menjadi anggota DPRD sehari untuk menjadi perwakilan rakyat yang berbicara soal kelangkaan BBM,\” kata Fauzul, saat ditemui Netizenku.com di Kantor DPRD Provinsi Lampung, Kamis (12/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Ia mengungkapkan, terkait kelangkaan BBM di Provinsi Lampung ini, bisa dikatakan semua elemen diam, seakan-akan tidak ada permasalahan apapun, padahal jelas permasalahan besar terjadi disini.

Baca Juga  Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan

\”Kita sudah melakukan kajian ditingkat bawah. Kenaikan harga BBM Pertalite Rp200 rupiah memang kecil, namun hal itu sangat berpengaruh besar pada masyarakat tingkat bawah, dan memberikan efek domino yang berkepanjangan, dengan naiknya harga barang lainnya,\” papar Fauzul.

Oleh sebab itu lanjutnya, dalam \’Kuliah Umum\’ kali ini, pihaknya meminta komitmen dari DPRD Provinsi Lampung, untuk serius mengkaji secara bersama dengan membentuk tim khusus yang akan membahas persoalan ini hingga tuntas.

Menanggapi aksi \’Kuliah Umum\’ tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dedi Afizal mengatakan, pihaknya tidak pernah anti terhadap kritikan. Ia meyakini, apa yang sedang disampaikan oleh mahasiswa adalah bentuk aspirasi terhadap kelangkaan BBM yang ada di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Sekolah Ruang Strategis Literasi Keuangan, Dari Uang Saku untuk Masa Depan

\”Kami sangat menyambut baik apa yang disampaikan oleh kawan-kawan mahasiswa, akan tetapi kita juga memiliki mekanisme yang harus dijalankan. Tidak bisa serta merta menjadi sebuah keputusan,\”

Dedi menyampaikan, kajian yang telah dilakukan oleh kawan-kawan BEM Unila terhadap kelangkaan BBM dan naiknya harga BBM harus kita apresiasikan, dan pihaknya juga akan mengkaji lebih dalam lagi sebelum menetapkan keputusan yang akan diambil untuk langkah selanjutnya.

\"\"

\”Siang ini saya ada pertemuan dengan Pak Pjs Gubernur, nanti juga akan saya sampaikan persoalan ini kepada beliau, agar pihak Pemerintah Provinsi Lampung juga ikut mencarikan solusi akan hal ini,\” ucap Dedi.

Secara garis besar, lanjut Dedi, DPRD Provinsi Lampung juga mendukung 3 point yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Lampung dalam aksinya.

\”Soal tuntutan agar BBM bersubsidi jenis Premium agar tidak langka lagi, kemudian harga BBM Pertalite dan Pertamax agar kembali normal, juga terkait pembentukan tim khusus, kami sangat mendukung. Dalam waktu dengan kita akan mengupayakan untuk duduk bersama pemangku kepentingan dan pihak-pihak yang memiliki wewenang serta bersinggungan secara langsung dalam persoalan ini, agar segera menemukan sokusinya,\” jelas Dedi.

Baca Juga  Bukan Sekadar Bantuan, Tubaba Bangun Ekosistem Usaha Warga dari Modal hingga Perlindungan

Ia juga meminta kepada Aliansi Mahasiswa Lampung untuk melakukan lebih dalam lagi, dan mempersiapkan diri agar bisa hadir dalam pertemuan yang akan segera diagendakan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung ini juga memberikan buku \’Wujud Kerja Nyata, Tiga Tahun Jokowi\’ kepada perwakilan Aliansi Bem Lampung, untuk dikaji dan dipahami.

\’Kuliah Umum\’ ini ditutup dengan penanda tanganan komitmen DPRD Provinsi Lampung untuk memperjuangkan aspirasi rakyat khususnya persoalan kelangkaan BBM. (Aby)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB