oleh

Tolak Kenaikan BBM, Aliansi Mahasiswa Lampung \’Kuliahi\’ Dewan

Bandarlampung (Netizenku.com): Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lampung, datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung untuk melakukan \’Kuliah Umum\’.

Jendral Lapangan Aliansi Mahasiswa Lampung, Muhammad Fauzul Adzim mengatakan, kedatangan mereka ke kantor DPRD kali ini untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan kajian yang telah dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Lampung terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Provinsi Lampung.

\”Kuliah umum ini hanyalah judul besarnya saja, karena pada prinsipnya, kami memindahkan perkuliahan mahasiswa dari yang biasanya di fakultas ke kantor DPRD Provinsi. Kita menjadi anggota DPRD sehari untuk menjadi perwakilan rakyat yang berbicara soal kelangkaan BBM,\” kata Fauzul, saat ditemui Netizenku.com di Kantor DPRD Provinsi Lampung, Kamis (12/4).

\"\"

Ia mengungkapkan, terkait kelangkaan BBM di Provinsi Lampung ini, bisa dikatakan semua elemen diam, seakan-akan tidak ada permasalahan apapun, padahal jelas permasalahan besar terjadi disini.

Baca Juga  MA Cabut Permenhub Nomor 108/2017 soal Transportasi Online

\”Kita sudah melakukan kajian ditingkat bawah. Kenaikan harga BBM Pertalite Rp200 rupiah memang kecil, namun hal itu sangat berpengaruh besar pada masyarakat tingkat bawah, dan memberikan efek domino yang berkepanjangan, dengan naiknya harga barang lainnya,\” papar Fauzul.

Oleh sebab itu lanjutnya, dalam \’Kuliah Umum\’ kali ini, pihaknya meminta komitmen dari DPRD Provinsi Lampung, untuk serius mengkaji secara bersama dengan membentuk tim khusus yang akan membahas persoalan ini hingga tuntas.

Menanggapi aksi \’Kuliah Umum\’ tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dedi Afizal mengatakan, pihaknya tidak pernah anti terhadap kritikan. Ia meyakini, apa yang sedang disampaikan oleh mahasiswa adalah bentuk aspirasi terhadap kelangkaan BBM yang ada di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Heboh di WA Enam Saran Imbas Dolar Rp 15.000, Ini Kata Kemenkeu

\”Kami sangat menyambut baik apa yang disampaikan oleh kawan-kawan mahasiswa, akan tetapi kita juga memiliki mekanisme yang harus dijalankan. Tidak bisa serta merta menjadi sebuah keputusan,\”

Dedi menyampaikan, kajian yang telah dilakukan oleh kawan-kawan BEM Unila terhadap kelangkaan BBM dan naiknya harga BBM harus kita apresiasikan, dan pihaknya juga akan mengkaji lebih dalam lagi sebelum menetapkan keputusan yang akan diambil untuk langkah selanjutnya.

\"\"

\”Siang ini saya ada pertemuan dengan Pak Pjs Gubernur, nanti juga akan saya sampaikan persoalan ini kepada beliau, agar pihak Pemerintah Provinsi Lampung juga ikut mencarikan solusi akan hal ini,\” ucap Dedi.

Secara garis besar, lanjut Dedi, DPRD Provinsi Lampung juga mendukung 3 point yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Lampung dalam aksinya.

\”Soal tuntutan agar BBM bersubsidi jenis Premium agar tidak langka lagi, kemudian harga BBM Pertalite dan Pertamax agar kembali normal, juga terkait pembentukan tim khusus, kami sangat mendukung. Dalam waktu dengan kita akan mengupayakan untuk duduk bersama pemangku kepentingan dan pihak-pihak yang memiliki wewenang serta bersinggungan secara langsung dalam persoalan ini, agar segera menemukan sokusinya,\” jelas Dedi.

Baca Juga  Sial.. Gagal Membegal, Malah Dicekal

Ia juga meminta kepada Aliansi Mahasiswa Lampung untuk melakukan lebih dalam lagi, dan mempersiapkan diri agar bisa hadir dalam pertemuan yang akan segera diagendakan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung ini juga memberikan buku \’Wujud Kerja Nyata, Tiga Tahun Jokowi\’ kepada perwakilan Aliansi Bem Lampung, untuk dikaji dan dipahami.

\’Kuliah Umum\’ ini ditutup dengan penanda tanganan komitmen DPRD Provinsi Lampung untuk memperjuangkan aspirasi rakyat khususnya persoalan kelangkaan BBM. (Aby)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *