Tim Prabowo: Jokowi Hanya Klaim soal Freeport dan Blok Migas, Ini Faktanya

Avatar

Minggu, 4 November 2018 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi (Foto: Istimewa)

Jokowi (Foto: Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara seputar upaya mengambil porsi kepemilikan mayoritas di PT Freeport Indonesia, blok migas Rokan dan Mahakam.

Jokowi menuturkan upaya tersebut saat hadir di acara deklarasi relawan pengusaha nasional di Hotel Fairmont, Senayan, Sabtu (3/11/2018).

Saat bicara akuisisi Freeport, Jokowi mengatakan, untuk menjadi pemegang saham mayoritas Freeport Indonesia tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu negosiasi yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Mengenai Freeport, 3,5 tahun negosiasi dipikir nggak ada tekanan? Tekanan politik dipikir 3,5 tahun memperebutkan ini mudah? Nggak ada. Ditekan dari atas bawah kanan kiri,\” kata dia.

Menurut Jokowi, negosiasi yang selama ini dilakukan pemerintah pun pada akhirnya membuahkan hasil. Kata Jokowi, bos Freeport McMoRan sudah berkomitmen melepas 51% sahamnya ke pemerintah Indonesia.

Baca Juga  Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

\”Kalau nggak ada tekanan dari dulu sudah kita dapatkan. Alotnya negosiasi, tapi saya sampaikan ke menteri, saya maunya mayoritas, terserah berapa tapi mayoritas,\” tegas Jokowi.

\”3,5 tahun akhirnya tanda tangan, sekarang tinggal konsorsiumnya Antam bayarnya, sekarang sudah rampung 51%,\” sambung Jokowi.

Sedangkan soal blok migas Rokan di Riau dan Mahakam di Kalimantan Timur, Jokowi mengatakan Blok Rokan sudah jatuh ke tangan PT Pertamina (Persero).

Begitu juga blok migas Mahakam, dari yang sebelumnya dikuasai Jepang dan Prancis, kini dikuasai Pertamina.

Dipegang oleh Jepang dan Prancis maksudnya adalah sang operator Blok Mahakam adalah Total E&P Indonesie (Prancis) dan Inpex (Jepang).

\”Blok Rokan sudah dipegang Pertamina, Blok Mahakam 100% dipegang Jepang dan Prancis, sudah 100% (kita pegang). Tiga tahun lalu kita serahkan ke Pertamina, 100%,\” kata Jokowi.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Hanya Klaim

Pernyataan Jokowi tersebut dikritik tim pemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dradjad Wibowo, menyoroti Jokowi yang mengaku telah merebut kembali Blok Rokan dan Freeport.

Menurutnya, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan fakta yang ada.

\”Banyak kesenjangan antara \’klaim dan citra\’ versus fakta,\” ujar Dradjad kepada wartawan, Sabtu (3/11/2018).

Dia menilai, merebut kembali Blok Rokan dan akuisisi saham Freeport hanyalah klaim.

Dijelaskan Dradjad, fakta yang ada soal perpindahan pengelolaan blok Rokan dari Chevron ke Pertamina, karena masa kontraknya sudah habis. Begitu juga dengan pengambilalihan 51% saham PT Freeport Indonesia.

Baca Juga  Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

\”Blok Rokan itu kontraknya habis Agustus 2021. Chevron mengajukan perpanjangan kontrak, sementara Pertamina menjadi pesaing. Tanggal 31 Juli 2018, pemerintah memutuskan Pertamina sebagai pemenang kontrak. Lalu gegap gempita-lah berita kalau Blok Rokan \’direbut kembali\’,\” katanya.

Namun, hingga saat ini, kata politikus PAN itu, Blok Rokan masih di bawah pengelolaan Chevron, karena masa kontrak baru akan habis pada 2021.

\”Hingga saat ini pengelolaan Blok Rokan masih hak Chevron. Masih sama dengan puluhan tahun yang lalu. Tidak ada yang direbut sekecil kutu pun,\” ujar Dradjad.

\”Oh ya, jangan lupa, pengumuman Blok Rokan itu tanggal 31 Juli 2018. Tanggal 4 hingga 10 Agustus ada pendaftaran capres di KPU. Saya no comment sajalah, he-he-he…,\” imbuhnya. (dtc/lan)

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung
Pemprov Lampung Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Triga Lampung Tagih Tanggung Jawab Menteri ATR/BPN soal HGU SGC
3.000 Bibit Kopi-Kakao Dibagikan, Menko Zulkifli Hasan Minta Petani Jaga Gunung Rajabasa

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Februari 2026 - 13:38 WIB

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:51 WIB

Yusnadi, Sesalkan Kebijakan RSUD Sukadana yang Wajibkan Pasien Gunakan Ambulans Rumah Sakit Saat Rujukan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:18 WIB

TRIGA Lampung Kepung Kejaksaan Agung–KPK, Bongkar Dugaan Oligarki Gula, Pajak, dan Politik Uang

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:13 WIB

Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Sinergi Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:02 WIB

Lampung

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Feb 2026 - 13:38 WIB